HARIANMERDEKA.ID,Pemalang-Terkait dengan meninggalnya Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang dirawat
di salah satu Rumah Sakit Di Pemalang, Bupati Pemalang Junaedi selaku ketua
Satgas Covid-19 menggelar press conference Minggu (19/04).
Dalam keterangannya , Berdasarkan data yang ada saat ini tercatat orang dalam pantauan (ODP) sebanyak 2.369
dengan 482 masih dalam pantauan dan 1.887 selesai masa pantauan.. Pasien Dalam
Pengawasan (PDP) tercatat 38 pasien, dengan 10 orang masih dalam pengawasan dan
selesai sebanyak 25 orang, dengan meninggal dunia sebanyak 3 orang. Kasus
Positif COVID-19 sebanyak 5 Orang, 3 masih dirawat 2 sudah sembuh.
Sementara, pasien yang meninggal berjenis kelamin perempuan,
berusia 46 tahun dan diketahui pernah berpergian dari luar kota yang
diperkirakan zona merah. Masuk RS dalam status Orang Dalam Pemantauan (ODP).
Setelah melakukan pemeriksaan maka di ditingkatkan statusnya menjadi PDP,
dengan gejala panas demam.
Saat ini jenazah telah di makamkan disalah satu pemakaman
umum di kecamatan Comal, dengan pemulasaraan jenazah dan pemakaman melaksanakan
protap pemakaman jenazah Covid-19.
Dengan adanya kematian tersebut, maka kasus PDP yang
meninggal total menjadi 4 orang.Tentunya hal tersebut perlu diwaspadai,
walaupun test laboratorium belum menunjukkan apakah PDP ini positif terjangkit
virus corona atau bukan.
Dalam keempatan
tersebut, Junaedi menghimbau kepada seluruh warga masyarakat
Pemalang untuk selalu mengikuti protap kesehatan.
“Sebagaimana telah kita Ingatkan berkali-kali bahwa ayo
kita bersama-sama perang melawan beredarnya Covid-19 dengan cara-cara mengikuti
protokol kesehatan dan juga melaksanakan himbauan dan arahan dari pemerintah.
Mengikuti protokol kesehatan jaga jarak dan sebagainya. Kita percaya itu salah
satu upaya yang kita lakukan dalam rangka menghadapi dan melawan covid 19 itu
sendiri," jelas Junaedi.(Heru)
