Putra Pahlawan Revolusi Angkat Bicara,Isu Komunisme Sengaja Dimunculkan Untuk Kepentingan Politik


HARIANMERDEKA.ID,Jakarta-Menyinggung tentang tragedi berdarah yang menewaskan 7 Jenderal pahlawan revolusi yang kini namanya di abadikan di Lubang Buaya  Jakarta,

Letjen Purnawirawan Agus Widjoyjo yang merupakan Putra dari Pahlawan Revolusi Letnan Jenderal Anumerta Sutoyo Siswomiharjo yang juga Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) itu, menyebut bahwa  penyebaran isu kemunculan kembali Partai Komunis Indonesia (PKI) akan selalu digoreng dan dimainkan kelompok tertentu

 Agus menyatakan bahwa isu PKI ini kerap menjadi gorengan politik oleh sejumlah pihak.pernyataan tersebut disampaikan Agus dalam webinar Penggalian Fosil Komunisme untuk Kepentingan Politik? 

Acara yang digelar oleh Political and Public Policy Studies (P3S), Selasa (29/09) lalu.

Menurutnya,menjelang peringatan Hari Kesaktian Pancasila,isu tersebut terus berulang dan sengaja dimunculkan untuk komoditi politik.

“Karena kemunculan berulang pada saat yang tetap itu, sulit dipungkiri bahwa isu tersebut sengaja dimunculkan untuk kepentingan politik,” katanya.

Ada pihak yang menamakan dirinya anti-PKI. Mereka kerap menganggap pihak lain yang suka berdiskusi tentang riwayat PKI sebagai kelompok komunis atau berupaya membangkitkan kembali PKI.

“Polemik seperti ini menguras waktu, tenaga dan pikiran dari aset bangsa yang sebenarnya diperlukan untuk meningkatkan efektivitas usaha pembangunan nasional,” kata dia.

Agus  menegaskan bahwa komunisme adalah paham yang terlarang di Indonesia. Aturan mengenai itu dijelaskan dalam TAP MPRS Nomor 25 Tahun 1966 tentang Pembubaran Partai Komunis Indonesia dan UU Nomor 27 Tahun 1999 tentang Kejahatan Terhadap Keamanan Negara.

Oleh karena itu memperdebatkan kemunculan PKI adalah hal yang sia-sia meski memang kerap dilakukan sejumlah kelompok setiap tahun. (Tim)