Presiden Joko Widodo gelar HUT ke-75 TNI di Istana Negara (foto: Tangkapan layar Youtube Sekretariat Presiden)

HARIANMERDEKA.ID,Jakarta-Dalam Upacara Peringatan HUT TNI Ke-75 yang digelar secara Virtual, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menaruh harapan besar dengan mendukung transformasi, dan penguatan Tentara Nasional Indonesia (TNI). Presiden Jokowi menilai, bahwa organisasi TNI harus mampu menghadapi ancaman dan dinamika sesuai dengan perkembangan teknologi militer.


"Saya selalu mengatakan dalam berbagai kesempatan bahwa dunia bergerak sangat cepat, dunia bergerak sangat dinamis, transformasi organisasi TNI harus selalu dilakukan sesuai dengan dinamika lingkungan strategis, sesuai dinamika ancaman dan sesuai dengan perkembangan teknologi militer," kata Jokowi dalam arahannya saat menjadi Irup HUT ke-75 tahun TNI di Istana Negara, Jakarta, Senin (05/10).


Presiden Jokowi menjelaskan, sejak awal dirinya sudah mendukung TNI yang banyak melakukan transformasi untuk memastikan kebutuhan agar mampu adaptif dengan ancaman perang non konvensional.


Melihat kondisi saat ini,Jokowi ingin transformasi TNI mampu hadapi ancaman perang non-konvensional dan transnasional dengan teknologi terkini.


"Untuk memastikan TNI bisa adapatif bisa adaptif dengan ancaman pasca perang dingin terutama ancaman-ancaman non-konvensional dan ancaman transnasional dan untuk memastikan TNI mampu mengadopsi perkembangan terkini berbasiskan teknologi nano dan teknologi otomatisasi," jelasnya.


Presiden Jokowi menjelaskan ,Bahwa  TNI, saat ini telah melakukan transformasi organisasi dengan melakukan pembentukan satuan-satuan organisasi yang baru dalam lima tahun terakhir.