HARIANMERDEKA.ID, Madiun - Pemerintah mengambil kebijkan penerapan isolasi terpusat untuk masyarakat yang terkonfirmasi positif Covid-19. Terkait itu jajaran TNI-Polri dan Pemerintah Kota Madiun bahu membahu menangani tingginya penyebaran Covid-19.
Pada Selasa Siang (17/8) jajaran Kodim 0803/Madiun bersama tiga pilar melakukan penjemputan masyarakat yang terpapar Covid-19 di lokasi isolasi mandiri (isoman) menuju ke tempat isolasi terpusat (isoter) yang sudah disediakan oleh pemerintah.
Saat dikonfirmasi media melalui seluler, Dandim 0803/Madiun Letkol Inf. Edwin Charles mengatakan, "Hari ini kami bersama tiga pilar mulai melakukan penjemputan para pasien Isoman yang selanjutnya akan melaksanakan Isolasi terpusat di RSL Asrama Haji," terangnya.
Menurut Dandim, penjemputan pasien Covid-19 yang menjalani isoman ke isoter ini sudah melalui rapat koordinasi bersama Bupati, Walikota dan stakeholder lainnya.
Dandim menegaskan, penanganan Covid-19 saat ini berpacu dengan waktu. Kebijakan inovatif yang bergerak dan dinamis serta evaluasi terus dilakukan.
"Masyarakat yang jalani Isoman sangat membahayakan anggota keluarga yang lain sehingga perlu dilakukan isoter. Apalagi kabarnya kasus Covid-19 varian Delta penyebarannya sangat cepat. Sehingga di khawatirkan akan menimbulkan dampak yang lebih luas," pungkasnya.
Dandim berharap, dengan penuh kesadaran masyarakat mau untuk menjalani isolasi terpusat, mengingat kelengkapan fasilitas yang ada telah disiapkan dari mulai tempat tidur, fasilitas kesehatan hingga kegiatan olah raga yang terjadwal. (Gat)
