HARIANMERDEKA. ID, Brebes-Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC)Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Brebes Faizal Ramadhan mempermasalahkan kebijakan pemerintah terkait kenaikan harga BBM.
GMNI Brebes mengerahkan seluruh elemen masyarakat yang tergabung dalam aliansi masyarakat Brebes melakukan aksi demonstrasi didepan kantor DPRD Kabupaten Brebes. Senin, (05/09).
Dalam aksinya GMNI Brebes dan aliansi masyarakat menuntut pemerintah untuk memberantas perburuan rente yang selama ini menyelewengkan BBM bersubsidi untuk industri besar, bukan rakyat kecil. Menurut Faizal kebijakan pemerintah terkait kenaikan harga BBM tidak menciptakan keadilan sosial karena dilain sisi pemerintah mencabut BBM bersubsidi untuk rakyat padahal selama ini subsidi BBM tidak dinikmati oleh rakyat kecil melainkan dinikmati oleh industri besar.
"Kami menolak kenaikan harga karena subsidi tidak dinikmati rakyat kecil sedangkan kenaikan harga akan berdampak pada masyarakat kecil. Ini tidak adil", Ujar Faizal
Faizal menyebutkan bahwa aksi hari ini menggandeng elemen buruh, ojol dan nelayan karena merekalah yang paling terdampak. Aksi ini menurut Faizal dilakukan agar pemerintah daerah memiliki formula kebijakan untuk memberantas mafia BBM. GMNI Brebes dan maksa aksi tidak ingin distribusi BBM dikuasai oleh para mafia BBM untuk keuntunganya sendiri. Jangan sampai Pemda kalah dengan pemburu rente BBM bersubsidi.
"Pemda Brebes harus punya solusi menangani dampak kenaikan BBM karena kenaikan BBM berdampak pada kenaikan harga kebutuhan pokok, Pemda harus berani tangkap pemburu rente BBM bersubsidi", tambah Faizal.
Selain menangkap pemburu rente GMNI Brebes juga meminta Pemda untuk memangkas anggaran belanja pegawai yang selama ini dihambur hamburkan untuk dialihkan membantu rakyat miskin. Pemda harus responsif menanggapi kenaikan BBM karena kenaikan harga BBM bisa memicu inflasi dan menggerus daya beli masyarakat Brebes.
"Pemotongan anggaran belanja pegawai bisa menjadi salah satu alternatif untuk menangani dampak kenaikan BBM. Jika tidak ekonomi Kabupaten Brebes akan semakin drop dan kemiskinan ekstrim akan semakin bertambah. Pemotongan belanja pegawai dan pengalihan untuk subsidi masyarakat miskin harus dilakukan jika tidak kami akan demo berjilid-jilid", tutup Faizal.
