Tahun Pertama Prabowo-Gibran, Belanja Negara Tembus Rp 3.621 Triliun: Berikut Rinciannya!

Foto: cover Fokus/APBN Pertama Prabowo/Aristya Rahadian



HARIANMERDEKA.ID, Jakarta – Tahun pertama pemerintahan Presiden Terpilih Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka akan dimulai dengan belanja negara yang sangat besar. DPR RI telah mengesahkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025, dengan total belanja negara mencapai Rp 3.621 triliun. Ini akan menjadi pijakan awal bagi pasangan pemimpin baru dalam menghadapi tantangan ekonomi Indonesia.

Sebagian besar anggaran ini akan digunakan untuk belanja pemerintah pusat, sementara sisanya akan dialokasikan untuk transfer ke daerah (TKD), sebagaimana dilaporkan Harian Merdeka dari CNBC Indonesia, Jumat (30/09).

Berikut ini adalah rincian lengkap postur belanja pada tahun 2025:

1. Belanja Pemerintah Pusat: Rp 2.701 triliun

- Belanja Kementerian/Lembaga (K/L): Rp 1.160 triliun
 
- Belanja Non-K/L: Rp 1.541 triliun**, dengan beberapa program utama:
  - Pengelolaan Utang: Rp 552 triliun
  - Pengelolaan Hibah: Rp 202 miliar
  - Pengelolaan Subsidi: Rp 307 triliun
  - Pengelolaan Belanja Lainnya: Rp 491 triliun
  - Pengelolaan Transaksi Khusus: Rp 189 triliun

2. Transfer ke Daerah (TKD): Rp 919 triliun

- Dana Bagi Hasil (DBH): Rp 192 triliun
- Dana Alokasi Umum (DAU): Rp 446 triliun
- Dana Alokasi Khusus (DAK): Rp 185 triliun
- Dana Otonomi Khusus: Rp 17 triliun
- Dana Keistimewaan D.I Yogyakarta: Rp 1,2 triliun
- Dana Desa: Rp 71 triliun
- Dana Insentif Fiskal: Rp 6 triliun

Belanja besar ini akan menjadi salah satu langkah strategis pemerintahan Prabowo-Gibran dalam merancang arah kebijakan fiskal yang kuat untuk memperkuat pertumbuhan ekonomi Indonesia dan menjaga kesejahteraan masyarakat di tahun-tahun mendatang.(***)