![]() |
| Ketua Umum DPP Partai Golkar Bahlil Lahadalia memberikan apresiasi tinggi terhadap karya para peserta lomba film pendek dalam rangka HUT Ke-61 Partai Golkar |
HARIANMERDEKA.ID, Jakarta – Ketua Umum DPP Partai Golkar Bahlil Lahadalia memberikan apresiasi tinggi terhadap karya para peserta lomba film pendek dalam rangka HUT Ke-61 Partai Golkar. Ia menilai film-film tersebut tidak hanya menarik secara kreativitas, tetapi juga sarat pesan persatuan dan nilai kebangsaan.
“Bukan soal durasinya lima menit, tapi maknanya luar biasa,” ujar Bahlil usai menghadiri Malam Anugerah Penghargaan Film Pendek di Kantor DPP Partai Golkar, Jumat (28/11).
Menurut Menteri ESDM ini, sebagian besar karya yang masuk mengangkat tema toleransi, kebhinekaan, serta perjuangan anak bangsa—nilai-nilai yang disebutnya sejalan dengan identitas Partai Golkar selama ini. “Golkar lahir dari rakyat dan dari kekuatan berbagai organisasi. Itu sebabnya pesan dalam film-film ini terasa sangat relevan,” tambahnya.
Bahlil kemudian menantang para sineas muda, terutama dari daerah, untuk membuat film dengan durasi lebih panjang. Ia ingin melihat karya yang lebih mendalam tentang kehidupan masyarakat seperti petani, nelayan, atau kelompok akar rumput lainnya. “Bukan lima menit lagi, tapi 20 sampai 30 menit. Golkar siap mendukung dan membantu pembiayaannya,” tegasnya.
Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar sekaligus Ketua Dewan Juri, Meutya Hafid, turut menyampaikan apresiasinya. Ia mengatakan banyak peserta menampilkan tema kemajemukan dengan sangat matang. “Ada film tentang persahabatan lintas agama, isu inklusi sosial, hingga harmoni dalam keluarga dan komunitas,” ujarnya.
Meutya menilai karya-karya yang ditampilkan menjadi pengingat bahwa politik bukan hanya soal kebijakan, melainkan juga tentang manusia dan ruang bersama untuk hidup rukun. “Bagi Partai Golkar, persatuan nasional adalah fondasi utama. Dan malam ini, nilai itu hidup kembali melalui karya visual anak bangsa,” kata Menkomdigi tersebut.
Ia pun berharap kreator muda terus berkarya dan memperkaya dunia perfilman Indonesia dengan narasi yang membawa inspirasi serta mempererat kebhinekaan.
