280 Pengayuh Becak Banyumas Terima Becak Listrik dari Presiden Prabowo

 


HARIANMERDEKA.ID — Banyumas.
Sebanyak 280 pengayuh becak di Kabupaten Banyumas menerima bantuan becak listrik dari Presiden Prabowo Subianto. Bantuan ini disalurkan melalui Gerakan Solidaritas Nasional (GSN), yayasan pribadi milik Presiden, sebagai bentuk kepedulian terhadap pekerja berpenghasilan rendah yang masih bergantung pada becak manual. Selasa (02/12).


Penyerahan simbolis dilakukan di Pendopo Si Panji Purwokerto, oleh Ketua GSN Teguh Arief Indrat Moko, didampingi Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono dan Wakil Bupati Dwi Asih Lintarti. Acara dilanjutkan dengan uji coba becak listrik keliling kota.


Teguh menjelaskan bahwa program ini berawal dari pengalaman Presiden Prabowo saat bertemu seorang pengayuh becak berusia lanjut yang tampak kesulitan mengayuh becak manual.


 “Becak listrik ini lebih ringan, ramah lingkungan, dan sangat membantu pengayuh becak—terutama yang sudah sepuh,” ujarnya.


Hingga kini, 3.000 unit becak listrik telah dibagikan ke berbagai daerah. Targetnya mencapai 10.000 unit tahun ini, dan meningkat menjadi 30.000 unit pada 2026. Program ditujukan untuk membantu sekitar 80 ribu pengayuh becak di seluruh Indonesia.


Bupati Sadewo menjelaskan bahwa dari total 280 unit yang diterima Banyumas, 100 unit diserahkan di Banyumas, 100 unit di Purwokerto, dan 80 unit di Sokaraja, dengan prioritas penerima adalah pengayuh becak lanjut usia.


Dalam arahannya, Bupati Sadewo menegaskan agar bantuan tidak diperjualbelikan.
Jangan dijual. Itu dilarang!” tegasnya.


Salah satu penerima, Warsim Warsito dari Sumbang, mengaku terharu atas bantuan tersebut.
Saya narik becak sejak tahun 80-an. Tadi nyoba, ya enak, tapi masih perlu penyesuaian,” ujarnya.


Selain becak listrik, Presiden Prabowo juga menyalurkan 21 kacamata AI untuk penyandang disabilitas, tablet pintar untuk 6 SD, serta 101 paket sembako bagi warga yang membutuhkan.