HARIANMERDEKA.ID, Jakarta-Kepala Staf TNI Angkatan Udara (Kasau) Marsekal TNI M. Tonny Harjono, S.E., M.M., mendampingi Menteri Pertahanan Republik Indonesia Sjafrie Sjamsoeddin dalam kegiatan pembekalan dan pengarahan kepada Korps Kadet Republik Indonesia (KKRI). Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Bhinneka Tunggal Ika, Kementerian Pertahanan, Jakarta, Selasa (06/01).


Dalam arahannya, Menteri Pertahanan menegaskan komitmen pemerintah untuk mendukung dan memfasilitasi para kadet yang memiliki cita-cita menjadi penerbang TNI Angkatan Udara. Dukungan tersebut diwujudkan melalui penyediaan jalur pendidikan yang terarah dan berkelanjutan sebagai bagian dari investasi jangka panjang dalam pembangunan sumber daya manusia pertahanan.


Menhan menekankan bahwa penguatan kualitas personel menjadi elemen penting dalam menjaga kesiapan pertahanan nasional, seiring dinamika lingkungan strategis yang terus berkembang.


Pada kesempatan yang sama, Kasau Marsekal TNI M. Tonny Harjono menjelaskan bahwa profesi penerbang TNI AU menuntut proses seleksi dan pembinaan yang ketat. Sejumlah aspek menjadi syarat utama, mulai dari kesiapan fisik dan kesehatan, kondisi psikologis, kemampuan motorik, hingga disiplin serta motivasi yang kuat.


Kasau juga menyampaikan bahwa TNI AU ke depan membutuhkan lebih banyak penerbang muda yang profesional dan berkompeten. Hal ini sejalan dengan rencana penerimaan berbagai alat peralatan pertahanan dan keamanan (alpalhankam) dalam waktu dekat, yang menuntut kesiapan sumber daya manusia untuk menjaga kesiapan operasional sekaligus memperkuat pertahanan udara nasional.


Melalui pembekalan tersebut, diharapkan para kadet KKRI semakin memahami tantangan dan peluang pengabdian di lingkungan TNI, khususnya di TNI Angkatan Udara, serta termotivasi untuk mempersiapkan diri secara optimal sejak dini.