![]() |
| Anggota Komisi XIII DPR RI dari Fraksi PKB, Mafirion |
HARIANMERDEKA.ID, Jakarta-Anggota Komisi XIII DPR RI dari Fraksi PKB, Mafirion, mendesak aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas pelaku intelektual di balik serangan air keras terhadap aktivis HAM Andrie Yunus.di Jakarta Rabu (18/03)
Desakan tersebut muncul setelah terungkap bahwa empat pelaku penyerangan merupakan oknum anggota Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI. Mafirion mengapresiasi langkah TNI yang membuka keterlibatan anggotanya, namun menilai proses hukum tidak boleh berhenti pada pelaku di lapangan.
Menurutnya, pengungkapan dalang dan motif di balik aksi kekerasan sangat penting untuk memastikan keadilan benar-benar ditegakkan. Tanpa itu, penanganan kasus dinilai hanya menyentuh permukaan dan belum menyelesaikan akar persoalan.
Ia juga menilai keterlibatan oknum dari institusi negara dalam kasus ini menjadi peringatan serius bagi kondisi demokrasi dan perlindungan hak asasi manusia di Indonesia. Mafirion mengingatkan bahwa tindakan tersebut berpotensi menjadi bentuk intimidasi terhadap aktivis yang memperjuangkan nilai-nilai kemanusiaan.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya keberanian aparat dalam menelusuri pihak-pihak yang diduga berada di balik peristiwa tersebut, termasuk kemungkinan adanya pihak yang memerintah atau mendanai aksi kekerasan.
Mafirion meminta agar para pelaku dihukum seberat-beratnya guna memberikan efek jera, sekaligus menunjukkan komitmen negara dalam menjaga ruang demokrasi dan melindungi kebebasan sipil.
Ia menegaskan, tanpa pengungkapan menyeluruh, publik berpotensi mempertanyakan keseriusan pemerintah dalam menegakkan hukum dan melindungi warganya dari praktik kekerasan.
