HARIANMERDEKA.ID,Jakarta-Markas Besar Tentara Nasional
Indonesia (Mabes TNI) menandatangani 73 kontrak barang dan jasa
pada 2020 senilai Rp 1.282 triliun. sebagian besar barang dan jasa untuk
delapan Satuan Kerja di jajaran Mabes TNI.
Penandatanganan kontrak secara kolektif
antara para Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Satuan Kerja (Satker) Mabes TNI
dengan para mitra penyedia barang dan jasa ini disaksikan oleh Kepala Staf Umum
(Kasum) TNI Letjen TNI Joni Supriyanto, di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur,
Jumat (17/1/2020).
Dalam kegiatan tersebut, Kasum TNI
menyampaikan bahwa suksesnya suatu kegiatan di lingkungan Mabes TNI dimulai
dari perencanaan yang baik, pengelolaan anggaran dan penggunaan waktu secara
tertib. Agar terjadi efektivitas dan efisiensi anggaran maka diperlukan langkah
nyata untuk meningkatkan penyerapan anggaran, salah satunya dengan cara
mempercepat proses pengadaan barang dan jasa serta penandatanganan kontrak
secara kolektif di lingkungan Mabes TNI.
Acara penandatanganan kontrak secara
kolektif ini merupakan tindak lanjut dari Instruksi Presiden RI yang dijabarkan
melalui instruksi Panglima TNI di lingkungan TNI. Kebijakan
penandatanganan kontrak secara kolektif ini, selain untuk upaya mempercepat
daya serap anggaran juga sebagai upaya untuk mencegah kejadian lintas tahun.
Kegiataan ini merupakan bagian secara
kolektif yang tidak terlepas dari sistem pengelolaan anggaran karena proses
pengadaan barang dan jasa selalu berpedoman kepada aturan dan ketentuan yang
telah ditetapkan pemerintah sesuai dengan pengawasan kegiatan dan pengendalian
kegiatan agar tetap efektif dan efesien.
Satuan Kerja (Satker) Mabes TNI yang
turut serta menandatangani kontrak, antara lain Badan Perbekalan (Babek) TNI,
Satuan Komunikasi Elektronika (Satkomlek) TNI, Pasukan Pengamanan Presiden
(Paspampres), Satuan Siber (Satsiber) TNI, Badan Pembinaan Hukum (Babinkum)
TNI, Pusat Kesehatan (Puskes) TNI, Badan Intelijen Strategis (Bais) TNI dan
Detasemen Markas (Denma) Mabes TNI, dengan total nilai sebesar Rp.
1.282.600.115.850 (Satu triliun dua ratus delapan puluh dua milyar enam
ratus juta seratus lima belas ribu delapan ratus lima puluh rupiah).

