Isolasi Wilayah di Kota Tegal Berlaku Mulai Besok,Walkot Tegal: Lebih Baik Dibenci Daripada Warganya Mati


HARIANMERDEKA.ID,Tegal- Mulai Senin (30/03) besok, Kota Tegal sudah mulai melakukan isolasi wilayah dengan memasang beton untuk menutup akses keluar masuk Kota Tegal yang dipimpin langsung oleh Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono.

Dalam kesempatan tersebut, Dedy sapaan akrab Wali Kota Tegal menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat, jika terganggu aktivitasnya selama isolasi.

"Saya juga meminta kesadarannya masyarakat Kota Tegal, Kabupaten Tegal dan sekitarnya. Kami memohon maaf ini tentunya demi kebaikan bersama, ini adalah kebijakan Pemerintah Kota Tegal dan ini wujud perhatian untuk masyarakat semua," kata Dedy di sela pemasangan beton, Minggu (29/03).
Menurut Dedy, tindakan tidak populis ini semata-mata demi melindungi warga Kota Tegal dari penularan virus Corona (COVID-19). Dia memilih dibenci daripada nyawa warganya terancam.
"Saya secara pribadi Wali Kota Tegal, saya lebih baik dibenci daripada maut menjemput mereka," tegas Dedy Yon.
Berdasarkan pantauan harianmerdeka.id, ruas jalan yang pertama ditutup adalah Jalan Teuku Umar, wilayah Tegal Selatan. Jalan ini merupakan menghubungkan antara Kabupaten dan Kota Tegal.
Dalam proses pemasangan beton pembatas dilakukan dengan menggunakan Crane, Beton seberat 6 Kuintal tersebut satu persatu dipasang berjajar melintang hingga menutup seluruh badan jalan, sehingga tidak bisa dilalui oleh kendaraan roda dua maupun kendaraan roda empat,hanya diberi celah 30 cm.
Blokade dengan menggunakan movable concrete barrier (MBC) beton seberat masing-masing 6 kuintal ini bertujuan agar tidak mudah digeser.