HARIANMERDEKA.ID, Salatiga - Dalam upaya mendorong kebangkitan usaha para pedagang dalam menghadapi pandemi Vivid -19, Kodim 0714 / Salatiga menyalurkan bantuan tunai untuk pedagang kaki lima dan warung UMKM (BTPKLW) di Aulia Makodim, Salatiga Selasa (12/10).
Menurut Dandim/0714 Salatiga, Loka Jaya Sembada mengatakan, progam tersebut diselenggarakan untuk membantu pemerintah dalam upaya mempercepat pemulihan ekonomi ditengah pandemi Covid-19.
“Program tersebut bagi PKL dan (pemilik) warung untuk mempertahankan usahanya" Kata Loka.
Ia berharap dengan adanya bantuan tersebut mampu mendorong pertumbuhan ekonomi pada tahun berikutnya.
Dijelaskan , total bantuan diberikan kepada 6.500 orang. Kota Salatiga mendapatkan alokasi 2.000 orang, dan Kabupaten Semarang 4.500 orang penerima dengan masing-masing mendapatkan Rp1,2 juta per orang.
Sementara itu, Wali Kota Salatiga Yuliyanto mengatakan, bantuan langsung tunai sebesar Rp1,2 juta itu sebagai stimulan pertumbuhan ekonomi.
Kata dia, bantuan tersebut akan sangat membantu masyarakat yang terdampak Covid-19.
“Untuk membantu para PKL dan (pemilik) warung, maka pemerintah hadir dan membantu masyarakat untuk memberikan kompensasi, tanda tresna, supaya yang kemarin warung sepi dan agak merugi, sekarang dibantu oleh pemerintah. Agar aktivitas ekonomi bisa kembali pulih,” kata Yuliyanto.
Pemerintah sangat menyadari dampak pandemi Covid-19 di masyarakat. Namun, saat ini di Kota Salatiga pandemi sudah melandai dan pelan-pelan membaik.
“Bisa dilihat dari tingkat hunian dan yang terpapar Covid-19 di RSUD, nol dan angka kematian Covid-19 di Salatiga juga nol. Hal ini menunjukkan perkembangan yang baik, dan tidak terlepas dari seluruh partisipasi warga,” jelasnya.
Yuliyanto juga mengapresiasi masyarakat yang sudah tertib menaati peraturan pemerintah pada saat PPKM berlangsung, karena sangat membantu pemulihan ekonomi secara bersama-sama.
“Kalau bapak ibu sebagai masyarakat PKL kemarin tidak menaati, maka akan banyak kasus" Katanya.