![]() |
| Prabowo Subianto |
HARIANMERDEKA.ID, Jakarta-Prabowo Subianto, Presiden terpilih, menegaskan pentingnya kritik yang objektif dalam menjaga demokrasi di Indonesia. Menurutnya, demokrasi semakin kuat di Indonesia berkat perkembangan internet dan media sosial.
"Dikritisi justru mengamankan, tapi niat kritik itu harus membangun, objektif," tegas Prabowo dalam wawancara eksklusif bertajuk “Prabowo Subianto Bicara untuk Indonesia”. Rabu Malam (22/05)
Prabowo juga menyatakan pentingnya kebebasan pers, meski mengakui bahwa beberapa media mainstream menjadi konglomerasi bisnis milik segelintir orang.
“Apakah media mainstream yang dimiliki beberapa orang itu sungguh-sungguh mencerminkan kepentingan rakyat atau kepentingan pemiliknya?” tanyanya.
Dia juga berharap agar di era perkembangan media sosial, publik bisa mendapatkan informasi dari sumber yang lebih luas, bukan hanya dari segelintir pemilik media.
“Sekarang ada fenomena baru yang disebut revolusi informasi, media-media baru dengan internet, dengan sosial media dan sebagainya. Informasi itu bisa ke rakyat dengan cepat,” tambahnya.
Prabowo meyakini bahwa demokrasi akan semakin kuat dengan adanya kemajuan media sosial, sehingga tidak ada lagi segelintir orang yang menguasai opini suatu bangsa.
