PAFI Gandeng HarianMerdeka.id, Langkah Inovatif Tingkatkan Literasi dan Informasi Kefarmasian di Era Digital

 



HARIANMERDEKA.ID, Jakarta— Persatuan Ahli Farmasi Indonesia (PAFI) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung program literasi nasional dengan menjalin kolaborasi strategis bersama HarianMerdeka.id. Langkah ini disampaikan oleh Ketua Umum PAFI Pusat, Budi Djanu Purwanto, SH, MH, sebagai upaya untuk meningkatkan penyebaran informasi kefarmasian di era digital.

Kolaborasi ini akan memanfaatkan platform digital HarianMerdeka.id untuk menyebarluaskan berbagai konten edukatif yang disusun oleh PAFI. Mulai dari artikel, video edukasi, hingga webinar interaktif yang diharapkan dapat menjangkau masyarakat luas, terutama generasi muda.

"Kerja sama ini adalah langkah inovatif untuk mendukung literasi nasional sekaligus meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang kesehatan dan farmasi," ujar Budi Djanu Purwanto melalui pesan singkatnya. Minggu (30/06)

"Kami yakin, dengan dukungan teknologi dan jaringan luas yang dimiliki HarianMerdeka.id, informasi yang kami sampaikan akan lebih mudah diakses dan dipahami oleh masyarakat." tambah Budi

Direktur PT. Anindya Kreasi Media Network, Ns. Susana Widyaningsih, SKep, MNs, perusahaan yang menaungi HarianMerdeka.id turut menyambut baik kolaborasi ini.

"Kami sangat mengapresiasi langkah yang dilakukan oleh PAFI. Ini adalah bentuk nyata dari sinergi yang positif antara dunia kesehatan dan media dalam mencerdaskan kehidupan bangsa," ungkap Susana.

Lebih lanjut, Susana menambahkan bahwa kolaborasi ini tidak hanya menguntungkan kedua belah pihak, tetapi juga memberikan manfaat besar bagi masyarakat.

"Dengan adanya konten edukatif yang terpercaya, masyarakat akan lebih mudah mendapatkan informasi yang akurat mengenai kesehatan dan farmasi, menghindari misinformasi yang kerap beredar di era digital ini." ujar Susana.

PAFI dan HarianMerdeka.id berencana untuk meluncurkan berbagai program menarik dalam waktu dekat, termasuk kampanye literasi digital yang fokus pada topik-topik penting seperti penggunaan obat yang benar, pengetahuan dasar farmasi, dan tips kesehatan sehari-hari.

Dengan adanya kolaborasi ini, diharapkan masyarakat dapat lebih mudah mengakses informasi yang akurat dan terpercaya, sekaligus meningkatkan literasi di bidang kesehatan dan farmasi. Hal ini penting mengingat era digital saat ini yang seringkali disesaki oleh informasi yang belum tentu benar.(***)