60 Keluarga Terdampak Tanah Bergerak di Sridadi Dapat Bantuan Gubernur

 



HARIANMERDEKA.ID , Brebes– Harapan baru hadir bagi 60 keluarga korban bencana tanah bergerak di Desa Sridadi, Kecamatan Sirampog, Kabupaten Brebes.


Setelah berhari-hari dihantui kerusakan pemukiman akibat pergeseran tanah, bantuan senilai Rp15 juta per keluarga dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah resmi diserahkan dan menjadi angin segar bagi para penyintas.


Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Bupati Brebes, Hj Paramitha Widya Kusuma SE MM, di Aula Balai Desa Sridadi, Kamis (27/11).


Kehadiran bantuan tersebut disambut hangat warga yang selama ini berjibaku menghadapi dampak bencana.


“Semoga bantuan ini bisa meringankan beban warga dan mempercepat pemulihan awal,” ujar Bupati Paramitha dalam sambutannya.


 Ia menegaskan bahwa keselamatan masyarakat tetap menjadi prioritas utama, terutama bagi warga yang tinggal di daerah rawan pergerakan tanah.


Menurutnya, pemerintah terus berupaya memastikan warga terdampak memperoleh hunian yang aman dan layak. 


“Kami mengajak semua pihak bergotong-royong membantu para penyintas. Bencana memang ujian, tetapi kebersamaan adalah kekuatan kita untuk bangkit,” tegasnya.


Usai penyerahan bantuan, Bupati Paramitha didampingi Plt Kalaksa BPBD Brebes, Bowo Budi Santoso, turun langsung meninjau lokasi terdampak. Beberapa rumah yang roboh akibat pergeseran tanah turut menjadi perhatian rombongan.


Pemerintah daerah memastikan penanganan darurat terus dilakukan, mulai dari pendampingan hingga mitigasi lanjutan.


Pemerintah Kabupaten Brebes juga mengingatkan warga untuk tetap meningkatkan kewaspadaan. Potensi pergerakan tanah di kawasan lereng Sirampog masih mungkin terjadi, terutama saat puncak musim hujan.


Kegiatan penyerahan bantuan ini turut dihadiri jajaran Muspika Kecamatan Sirampog, Kepala Desa Sridadi, serta sejumlah tokoh masyarakat setempat.