Wagub Jateng Dorong Pendataan Lahan Tidur untuk Perkuat Ketahanan Pangan

 



HARIANMERDEKA.ID,Semarang– Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin, mendorong percepatan pendataan lahan-lahan tidur di wilayah Jawa Tengah untuk dioptimalkan menjadi lahan pertanian produktif. Langkah ini dinilai penting untuk menjaga ketahanan pangan nasional, mengingat Jawa Tengah menjadi salah satu daerah penopang pangan terbesar di Indonesia.

“Masih ada lahan sawah di Jawa Tengah yang bertahun-tahun tidak dapat dikembangkan atau digarap,” ujar Taj Yasin saat menghadiri acara Indonesia Punya Kamu di Universitas Diponegoro (Undip) Semarang, Selasa (02/12).

Menurutnya, lahan-lahan yang terbengkalai tersebut perlu dinormalisasi agar dapat kembali dimanfaatkan. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah juga telah mengalokasikan anggaran untuk perbaikan dan revitalisasi irigasi guna mengoptimalkan pengairan lahan pertanian.

Dalam kesempatan itu, Taj Yasin—yang akrab disapa Gus Yasin—juga mengajak generasi muda untuk turut terjun ke sektor pertanian, demi menjaga keberlanjutan ketahanan pangan di Jawa Tengah.

Sementara itu, Wakil Menteri Pertanian RI, Sudaryono, menyampaikan bahwa Indonesia masih memiliki sekitar 6 juta hektare lahan rawa yang potensial dikembangkan menjadi lahan pertanian. Program cetak sawah di lahan rawa menjadi salah satu opsi, meskipun membutuhkan waktu karena kondisi air yang bersifat asam.

“Air di lahan rawa harus dinetralisir terlebih dahulu sebelum dapat dimanfaatkan,” jelas Sudaryono.