![]() |
| Ketua Umum Federasi Futsal Indonesia (FFI), Michael Victor Sianipar |
HARIANMERDEKA.ID, Jakarta— Ketua Umum Federasi Futsal Indonesia (FFI), Michael Victor Sianipar, menegaskan bahwa futsal merupakan bagian integral dari ekosistem sepak bola nasional dan secara resmi berada di bawah naungan Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI).
Penegasan tersebut disampaikan Michael untuk merespons berbagai isu yang berkembang terkait posisi dan status FFI dalam struktur organisasi olahraga sepak bola di Indonesia. Ia menekankan bahwa baik secara nasional maupun internasional, futsal tidak dapat dipisahkan dari sepak bola.
Menurut Michael, di tingkat global futsal berada langsung di bawah Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA), lembaga tertinggi yang mengatur sepak bola dan futsal secara internasional. Seluruh kompetisi futsal dunia, mulai dari Piala Dunia Futsal, Piala Asia Futsal, Piala AFF Futsal, hingga pertandingan persahabatan tim nasional, diselenggarakan dalam sistem FIFA.
“Karena futsal dunia berada di bawah FIFA, maka secara nasional pengelolaannya juga berada di bawah federasi sepak bola. Dalam konteks Indonesia, FFI merupakan asosiasi anggota PSSI,” ujar Michael dalam keterangan resminya, Senin (05/01).
Ia menjelaskan, keterkaitan yang kuat antara futsal dan sepak bola telah terbukti menjadi fondasi keberhasilan negara-negara besar seperti Brasil, Argentina, Spanyol, dan Portugal dalam mendominasi futsal dunia.
Michael menilai, langkah futsal Indonesia untuk menembus level tertinggi internasional hanya dapat dicapai melalui sinergi yang solid dengan PSSI serta seluruh ekosistem sepak bola nasional, mulai dari pembinaan usia dini hingga kompetisi profesional.
“Kami ingin futsal Indonesia naik kelas dan berprestasi di tingkat dunia. Kuncinya adalah keselarasan visi, program, dan sistem pembinaan dengan PSSI. Hal ini sudah terbukti berhasil di negara-negara dengan tradisi futsal yang kuat,” jelasnya.
Terkait pernyataan Ketua Umum PSSI Erick Thohir dalam Kongres PSSI pada Juni 2025 lalu, Michael menyatakan adanya kesepahaman penuh antara kedua pihak. Ia menegaskan bahwa secara struktural dan organisatoris, posisi FFI sebagai bagian dari PSSI tidak perlu diperdebatkan lagi.
“FFI adalah asosiasi anggota PSSI. Saya hadir langsung dalam Kongres PSSI dan mendengar pernyataan tersebut. Kami sepakat dan berterima kasih atas dukungan serta kepercayaan PSSI kepada FFI untuk terus mengembangkan futsal nasional,” katanya.
Michael juga mengajak masyarakat, baik pecinta sepak bola maupun futsal, untuk memahami bahwa hubungan PSSI dan FFI bersifat saling menguatkan, bukan saling meniadakan. Dukungan publik dinilai penting untuk memperkuat kolaborasi demi kemajuan olahraga nasional.
Ia menutup pernyataannya dengan menyampaikan apresiasi kepada seluruh pemangku kepentingan, khususnya jajaran PSSI, atas dukungan terhadap perkembangan dan peningkatan prestasi futsal Indonesia dalam dua tahun terakhir.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran FFI dan PSSI, termasuk Ketua Umum, Sekjen, dan Exco PSSI. Dukungan mereka sangat terasa. Pada 2026, saya memastikan hubungan dan kolaborasi ini akan semakin kuat demi kemajuan futsal Indonesia,” pungkas Michael.
