HARIANMERDEKA.ID , London – Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) Britania Raya dan Irlandia menjajaki kerja sama strategis dengan East London Mosque (ELM), salah satu pusat kegiatan Islam terbesar di Inggris, dalam bidang sosial, pendidikan, dan pemberdayaan komunitas di London, Kamis (11/06).
Ketua PCIM Britania Raya dan Irlandia, Ince Dian, mengatakan pertemuan tersebut menjadi langkah awal untuk membangun kolaborasi yang berkelanjutan antara komunitas Muslim Indonesia dan lembaga Islam yang memiliki peran penting di Inggris.
"Pertemuan ini membuka peluang kerja sama yang lebih luas dalam bidang pendidikan, kesejahteraan sosial, serta penguatan kontribusi diaspora Indonesia bagi masyarakat Inggris," ujar Ince Dian, Senin (15/06).
Pertemuan yang berlangsung di kawasan Whitechapel, London, itu mempertemukan delegasi PCIM Britania Raya dan Irlandia dengan jajaran pimpinan East London Mosque. Delegasi Muhammadiyah diterima langsung oleh Chief Executive Officer (CEO) East London Mosque, Junaid Ahmed, bersama Head of Programmes & Maryam Centre, Sufia Alam.
Dalam diskusi tersebut, kedua belah pihak saling memperkenalkan profil organisasi, perjalanan kelembagaan, serta berbagai program yang telah dijalankan untuk melayani masyarakat Muslim di lingkungan masing-masing.
Menurut Ince Dian, Muhammadiyah memiliki pengalaman panjang dalam pengelolaan pendidikan, kesehatan, dan kegiatan sosial yang dapat menjadi dasar bagi pengembangan program bersama di Inggris.
Sementara itu, pihak East London Mosque menyampaikan komitmennya untuk terus memperkuat hubungan dengan komunitas Muslim Indonesia. Mereka juga membuka peluang penggunaan fasilitas masjid untuk kegiatan pendidikan, kebudayaan, dan pengembangan masyarakat.
Beberapa agenda kerja sama yang mulai dibahas meliputi pendampingan bagi warga lanjut usia, pertukaran akademisi dan cendekiawan Indonesia–Inggris, serta pengembangan program pendidikan berbasis nilai-nilai keislaman dan kemasyarakatan.
Delegasi PCIM juga berkesempatan mengunjungi Barakah Khan Visitor Gallery yang digunakan sebagai sarana edukasi dan pengenalan sejarah perkembangan East London Mosque kepada masyarakat.
Ince Dian menilai komunitas Muslim Indonesia di Inggris memiliki potensi besar untuk berkontribusi lebih luas melalui kerja sama dengan berbagai institusi lokal. Karena itu, pihaknya berharap dialog yang telah dimulai dapat segera ditindaklanjuti dalam bentuk program konkret yang memberikan manfaat bagi umat dan masyarakat.
Pertemuan tersebut diakhiri dengan kesepahaman untuk melanjutkan pembahasan teknis guna menyusun berbagai program kolaborasi di bidang sosial, pendidikan, dan pemberdayaan komunitas secara berkelanjutan.
