HARIANMERDEKA.ID, Melbourne-Kesempatan bagi akademisi, peneliti, praktisi, dan pendidik dari berbagai negara untuk mengembangkan penelitian serta memperluas kolaborasi internasional kembali terbuka. Peter McMullin Centre on Statelessness, University of Melbourne, Australia, resmi membuka pendaftaran 2027 Visiting Fellowship Scheme.
Program ini memberikan kesempatan kepada para peneliti dan praktisi yang memiliki perhatian terhadap isu statelessness atau kondisi tanpa kewarganegaraan untuk terlibat langsung dalam kegiatan akademik dan penelitian di Peter McMullin Centre on Statelessness.
Melalui program tersebut, peserta terpilih dapat melakukan penelitian, membangun kolaborasi dengan akademisi internasional, serta berpartisipasi dalam berbagai kegiatan ilmiah yang diselenggarakan oleh pusat penelitian tersebut.
Dana Penelitian hingga AUD 6.000
Dalam program tahun 2027, Peter McMullin Centre on Statelessness menyediakan satu posisi Funded Visiting Research Fellowship atau beasiswa kunjungan penelitian dengan dukungan pendanaan maksimal sebesar AUD 6.000.
Dana tersebut dapat digunakan untuk membantu membiayai:
- Tiket perjalanan internasional menuju Melbourne.
- Biaya akomodasi selama menjalani program fellowship di Melbourne.
Program fellowship direkomendasikan berlangsung selama satu hingga dua bulan dan dapat dilaksanakan pada periode Agustus hingga Oktober 2027.
Selama menjalani fellowship, peserta diwajibkan mempresentasikan hasil atau perkembangan penelitiannya dalam seminar fakultas, seminar publik, atau pertemuan akademik. Peserta juga diharapkan berkontribusi melalui penulisan artikel blog untuk Critical Statelessness Studies Blog apabila relevan dengan penelitiannya.
Siapa yang Dapat Mendaftar?
Program ini terbuka bagi berbagai kalangan yang memiliki keterlibatan dalam penelitian maupun praktik terkait isu tanpa kewarganegaraan.
Pelamar yang dapat mengajukan aplikasi meliputi:
1. Peneliti pascadoktoral dan akademisi pada tahap awal karier.
2. Akademisi senior hingga profesor tetap.
3. Praktisi profesional nonakademik yang mengajukan proyek penelitian terapan sesuai dengan fokus kegiatan pusat penelitian.
4. Peneliti yang memiliki pengalaman hidup sebagai individu tanpa kewarganegaraan (statelessness).
Pihak penyelenggara secara khusus mendorong peneliti yang memiliki pengalaman langsung terkait kondisi tanpa kewarganegaraan untuk mengajukan aplikasi.
Persyaratan Dokumen Pendaftaran
Pelamar program Funded Visiting Fellowship wajib mengirimkan seluruh dokumen dalam satu berkas PDF yang mencakup:
1. Curriculum Vitae (CV) beserta daftar publikasi ilmiah.
2. Research Plan, maksimal 1.000 kata, yang menjelaskan rencana penelitian, aktivitas dan kolaborasi selama kunjungan, serta kontribusi yang akan diberikan kepada Peter McMullin Centre on Statelessness.
3. Usulan tanggal kunjungan selama periode fellowship.
4. Rincian kebutuhan pendanaan, maksimal AUD 6.000, disertai perincian anggaran termasuk biaya tiket pesawat apabila diperlukan.
5. Satu surat rekomendasi dari pihak yang relevan. Bagi pelamar nonakademik, dapat melampirkan surat dukungan dari pemberi kerja atau lembaga tempat pelamar memiliki hubungan profesional.
Batas Akhir Pendaftaran
Pendaftaran untuk program Funded Visiting Fellowship 2027 dibuka hingga:
30 November 2026.
Aplikasi dikirimkan melalui email resmi Peter McMullin Centre on Statelessness:
law-statelessness@unimelb.edu.au
Pelamar diwajibkan mencantumkan subjek email:
Visiting Fellowship Application
Pihak penyelenggara juga mengingatkan bahwa peserta dari luar Australia bertanggung jawab mengurus serta membiayai visa dan asuransi yang diperlukan selama berada di Australia.
Tersedia Kesempatan Visiting Fellowship Mandiri
Selain program dengan pendanaan, Peter McMullin Centre on Statelessness juga membuka kesempatan bagi akademisi dan praktisi yang ingin melakukan kunjungan penelitian secara mandiri (self-funded visitors).
Peserta mandiri berkesempatan memperoleh fasilitas ruang kerja sesuai ketersediaan, akses perpustakaan, serta fasilitas komputer. Mereka juga didorong untuk mengikuti kegiatan akademik, seminar, lokakarya, dan aktivitas pusat penelitian selama kunjungan.
Berbeda dengan program fellowship berpendanaan, pengajuan kunjungan mandiri dapat dilakukan sepanjang tahun.
Dokumen yang harus dipersiapkan meliputi:
- Curriculum Vitae (CV) dan daftar publikasi.
- Research Plan maksimal 1.000 kata.
- Usulan tanggal kunjungan.
- Satu surat rekomendasi atau surat dukungan profesional bagi pelamar nonakademik.
Informasi dan pengajuan kunjungan mandiri juga dapat disampaikan melalui email law-statelessness@unimelb.edu.au.
Peluang Kolaborasi Penelitian Internasional
Program Visiting Fellowship 2027 menjadi kesempatan bagi akademisi dan praktisi untuk memperkuat jaringan penelitian internasional, khususnya dalam kajian kewarganegaraan, hak asasi manusia, migrasi, identitas hukum, dan isu-isu masyarakat tanpa kewarganegaraan.
Melalui keterlibatan langsung di University of Melbourne, para peserta diharapkan dapat mengembangkan perspektif penelitian, menghasilkan kontribusi akademik, serta membangun kerja sama lintas negara dalam menangani persoalan statelessness.
Bagi peneliti dan akademisi Indonesia yang memiliki fokus penelitian terkait kewarganegaraan, migrasi, perlindungan pengungsi, dan hak asasi manusia, program ini dapat menjadi salah satu peluang untuk memperluas pengalaman akademik di tingkat internasional.
Informasi lebih lanjut dapat diperoleh melalui Peter McMullin Centre on Statelessness, University of Melbourne, Australia.
Baca selengkapnya di link berikut : University of Melbourne Buka Beasiswa Visiting Fellowship 2027
