HARIAN MERDEKA.ID,-Jakarta, Sebagaimana yang
tertuang pada alinea keempat dalam Pembukaan UUD 1945 ..."dan ikut
melaksanakan ketertiban dunia...", Indonesia melalui institusi keamanannya yakni Kepolisian Negara Republik Indonesia berupaya untuk mengamalkan apa yang telah diamanatkan undang-undang dengan
terlibat langsung dalam lima misi penting PBB.
melaksanakan ketertiban dunia...", Indonesia melalui institusi keamanannya yakni Kepolisian Negara Republik Indonesia berupaya untuk mengamalkan apa yang telah diamanatkan undang-undang dengan
terlibat langsung dalam lima misi penting PBB.
Misi tersebut
adalah untuk melakukan pemeliharaan perdamaian di daerah-daerah yang sedang
berkonflik sebagaimana diminta oleh PBB.
Kepala Divisi
Hubungan Internasional Polri Irjen Pol DR. H.S. Maltha, S.I.K., S.H. M.Si
mengatakan, Pasukan ini sudah kita siapkan sesuai kebutuhan daerah misi setelah
tim Recce (tim aju) melakukan kunjungan dan memperdalam berbagai informasi
tentang Analisa Daerah Operasi, lalu Polri membuat program yang selaras dengan
SOP PBB untuk menengahi pertentangan daerah konflik tersebut yang terpusat di
Cikeas selama 9 (sembilan) bulan.
"Pasukan Garuda Bhayangkara yang merupakan pasukan kebanggaan Polri ini telah siap diterjunkan ke
sejumlah negara untuk melaksanakan misi PBB tersebut diantaranya Sudan (UNAMID), Afrika Tengah
(MINUSCA), Haiti (MINUSTJUH), Sudan Selatan (UNMISS) dan Kongo, (MONUSCO). Pasukan ini turut
melibatkan 40 Polwan tangguh yang tergabung dalam Formed Police Unit (FPU) dan Police Advisors
Indonesia," jelas Irjen Pol DR. H.S. Maltha, S.I.K., S.H. M.Si
Kepala Biro Misi Hubungan Internasional, Brigjen Pol Krishna Murti, S.I.K. M.Si juga menjelaskan
bahwa pasukan FPU dan Police Advisor ini memiliki tugas khusus melakukan pengamanan terhadap
obyek-obyek vital milik Perserikatan Bangsa Bangsa di misi-misi yang akan didatangi tersebut.
"Tugas mereka mengamankan fasilitas vital milik PBB, mengamankan pelaksanaan tugas Police Advisors,
melindungi para pengungsi di IDPs' camp/ kamp-kamp pengungsi serta mengamankan proses distribusi
bantuan kemanusian", terang Brigjen Pol Krishna Murti, S.I.K. M.Si.
"Pasukan Garuda Bhayangkara yang merupakan pasukan kebanggaan Polri ini telah siap diterjunkan ke
sejumlah negara untuk melaksanakan misi PBB tersebut diantaranya Sudan (UNAMID), Afrika Tengah
(MINUSCA), Haiti (MINUSTJUH), Sudan Selatan (UNMISS) dan Kongo, (MONUSCO). Pasukan ini turut
melibatkan 40 Polwan tangguh yang tergabung dalam Formed Police Unit (FPU) dan Police Advisors
Indonesia," jelas Irjen Pol DR. H.S. Maltha, S.I.K., S.H. M.Si
Kepala Biro Misi Hubungan Internasional, Brigjen Pol Krishna Murti, S.I.K. M.Si juga menjelaskan
bahwa pasukan FPU dan Police Advisor ini memiliki tugas khusus melakukan pengamanan terhadap
obyek-obyek vital milik Perserikatan Bangsa Bangsa di misi-misi yang akan didatangi tersebut.
"Tugas mereka mengamankan fasilitas vital milik PBB, mengamankan pelaksanaan tugas Police Advisors,
melindungi para pengungsi di IDPs' camp/ kamp-kamp pengungsi serta mengamankan proses distribusi
bantuan kemanusian", terang Brigjen Pol Krishna Murti, S.I.K. M.Si.
" Untuk
jumlah total pasukan yang akan dikirimkan sebanyak 378 personil, terdiri dari
198 personil FPU 11 ke UNAMID (Sudan), 151 personil FPU 1 ke MINUSCA (Afrika
Tengah) dan Police Advisor berjumlah 29 personil yang akan dikirim ke Haiti
(MINUSTJUH) 2 (dua) personil, ke Sudan Selatan (UNMISS) 7 (tujuh) personil, ke
Kongo 14 personil dan ke Afrika Tengah (MONUSCO) berjumlah 6 personil,"
jelas Brigjen Pol Krishna Murti, S.I.K. M.Si.
"Kemudian “Peacepeekers”begitu sebutan bagi PasukanGaruda Bhayangkara yang akan diberangkatkan dan hari ini merupakan hari dimana Polri menyelenggarakan Tradisi Pembaretan bagi mereka," ucap Brigjen Pol Krishna Murti, S.I.K. M.Si.
"Kemudian “Peacepeekers”begitu sebutan bagi PasukanGaruda Bhayangkara yang akan diberangkatkan dan hari ini merupakan hari dimana Polri menyelenggarakan Tradisi Pembaretan bagi mereka," ucap Brigjen Pol Krishna Murti, S.I.K. M.Si.
Berikut data
IPO dan FPU yang saat ini mengikuti pembaretan :
1. Police Advisor Monusco : 14 (Polwan 6 & Polki 8)
2. Police Advisor Minusca : 6 (Polwan 2 & Polki 4)
3. Police Advisor Unmiss : 7 (Polwan 4 & Polki 3)
4. Police Advisor Minujusth : 2 (Polwan 2)
5. FPU Minusca : 154 (Polwan 14 & Polki 140)
6. FPU UNAMID : 198 (Polwan 15 & Polki 183)
“Dari sejarah panjang perjalanan Kontingen Garuda Bhayangkara Polri sejak di Namibia 1989 hingga
2017, PBB memberi apresiasi luar biasa terhadap pelayanan internasional dan kinerja maksimal yang selalu Polri persembahkan kita," tambah IJP Maltha, usai memimpin upacara pembaretan di Pusat Multi
Fungsi Polri, Cikeas.
1. Police Advisor Monusco : 14 (Polwan 6 & Polki 8)
2. Police Advisor Minusca : 6 (Polwan 2 & Polki 4)
3. Police Advisor Unmiss : 7 (Polwan 4 & Polki 3)
4. Police Advisor Minujusth : 2 (Polwan 2)
5. FPU Minusca : 154 (Polwan 14 & Polki 140)
6. FPU UNAMID : 198 (Polwan 15 & Polki 183)
“Dari sejarah panjang perjalanan Kontingen Garuda Bhayangkara Polri sejak di Namibia 1989 hingga
2017, PBB memberi apresiasi luar biasa terhadap pelayanan internasional dan kinerja maksimal yang selalu Polri persembahkan kita," tambah IJP Maltha, usai memimpin upacara pembaretan di Pusat Multi
Fungsi Polri, Cikeas.
Sebelumnya
seluruh anggota telah mendapatkan pelatihan untuk meningkatkan keahlian maupun
pengetahuan melalui Latihan Berganda dan berbagai kegiatan Capacity Building lainnya yang dipimpin langsung oleh Karo Misi Internasional Polri, BJP Krishna Murti S.I.K., M.Si bersama tim Hubinter, Brimob
dan berbagai unsur pendukung lainnya.
“Untuk mengemban dan menjalankan tugas ini, para personil telah dibekali dengan beberapa keahlian
yang menunjang tugas mereka di daerah konflik, mereka juga dibekali bahasa Arab, bahasa Perancis dan
bahasa Inggris," tambah Irjen Pol Maltha.
"Dikirimnya Pasukan Garuda Bhayangkara dalam misi penting PBB ini merupakan wujud nyata
keterlibatan Polri dalam aktif mendukung setiap program PBB demi menjaga perdamaian dunia dan
demi keharuman nama Bangsa dan Negara, Merah Putih dan Pertiwi," ucap Irjen Pol Maltha.
pengetahuan melalui Latihan Berganda dan berbagai kegiatan Capacity Building lainnya yang dipimpin langsung oleh Karo Misi Internasional Polri, BJP Krishna Murti S.I.K., M.Si bersama tim Hubinter, Brimob
dan berbagai unsur pendukung lainnya.
“Untuk mengemban dan menjalankan tugas ini, para personil telah dibekali dengan beberapa keahlian
yang menunjang tugas mereka di daerah konflik, mereka juga dibekali bahasa Arab, bahasa Perancis dan
bahasa Inggris," tambah Irjen Pol Maltha.
"Dikirimnya Pasukan Garuda Bhayangkara dalam misi penting PBB ini merupakan wujud nyata
keterlibatan Polri dalam aktif mendukung setiap program PBB demi menjaga perdamaian dunia dan
demi keharuman nama Bangsa dan Negara, Merah Putih dan Pertiwi," ucap Irjen Pol Maltha.
"Pasukan
diharapkan dapat
melaksanakan misi dengan sepenuh hati dan sebaik-baiknya," tutup Kepala Divisi Hubungan Internasional Polri Irjen Pol DR. H.S. Maltha, S.I.K., S.H. M.Si.
melaksanakan misi dengan sepenuh hati dan sebaik-baiknya," tutup Kepala Divisi Hubungan Internasional Polri Irjen Pol DR. H.S. Maltha, S.I.K., S.H. M.Si.
![<script async src="//pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js"></script> <ins class="adsbygoogle" style="display:block; text-align:center;" data-ad-layout="in-article" data-ad-format="fluid" data-ad-client="ca-pub-6620605763579297" data-ad-slot="5076835237"></ins> <script> (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({}); </script>](https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhed5l2T8sJcCbRQLHmfQpJbyj-ELBRs5AmD-84iKyV4995XyIuFYREfpCvyubCXgiw1WG5QdfYZsOGSPOKMpRLG6zAMaEHlC2GKBeOCUi-iiIrvtwdNYRCleOQoXmn4dDwlPwJipCx7CY/s640-rw/IMG-20181216-WA0508.jpg)