Didampingi Bupati Banyumas, Ganjar Pranowo Tinjau Pengungsi Akibat Banjir di Desa Gebangsari

 

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo Tinjau pengungsi akibat banjir di desa Gebangsari  Kecamatan Tambak Kabupaten Banyumas Rabu, (16/03) 


HARIANMERDEKA. ID, Banyumas-Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo dampingi Bupati Banyumas Achmad Husein mengecek pengungsi musibah banjir, di Desa Gebangsari Kecamatan Tambak Rabu (16/03). 

Saat mengecek banjir itu, lokasi pertama yang didatangi Ganjar adalah tempat pengungsian. Ia memastikan semua pengungsi tertangani dengan baik. Dengan teliti, Ganjar mengecek kelaikan tempat tidur, kesehatan pengungsi hingga mengecek dapur umum dan menu yang disajikan.


“Gimana bu kabarnya? Sehat? Sudah makan apa belum? Lauknya enak apa tidak?” begitu pertanyaan Ganjar setiap bertemu pengungsi.


Kepada para pengungsi, Ganjar memastikan tidak ada yang kekurangan. Ia juga menghibur para pengungsi, dan membagikan mainan kepada anak-anak yang ada di sana.


“Nek lawuhe ora enak ngomong nggih bu (kalau lauknya tidak enak bilang ya bu). Dijaga kesehatannya, mudah-mudahan banjirnya lekas surut, sehingga bisa pulang,” ucapnya.


Para pengungsi itu nampak semringah dikunjungi Ganjar. Tak tampak kesedihan di raut wajah mereka, meskipun sedang ada di pengungsian.


Terkait kondisi bencana, Ganjar mengatakan banjir yang terjadi di Banyumas dan Kebumen berada di area perbatasan. Lokasinya bersebelahan dan penyebabnya sama karena tanggul sungai jebol.


“Ini kan perbatasan, jadi dua daerah yang terdampak. BBWS sudah nemu dua titik jebolnya sungai. Kalau sehari atau dua hari ini hujan reda, bisa segera ditangani. BBWS sudah turun tangan langsung,” ucapnya.


Ganjar juga sudah mengecek para pengungsi yang ada di Purworejo dan Kebumen. Semua pengungsi dalam kondisi sehat dan stok logistik masih terpenuhi.


“Warga di pengungsian saya tanya sehat semuanya, masih bisa bercanda dan stok logistik aman. Mudah-mudahan mereka tenanglah, biar semuanya kita yang urus,” imbuhnya.


Ganjar juga mengapresiasi banyaknya relawan yang membantu penanganan bencana. Tak hanya relawan BPBD, sejumlah relawan dari kelompok masyarakat, seperti MDMC Muhammadiyah, pemuda NU, Bagana, Pramuka dan lainnya.


“Saya sampaikan terima kasih banyak, ada kelompok masyarakat yang membantu. Saya lihat ada dari NU, Muhammadiyah, dan banyak dari masyarakat membantu. Saya senang, gotong royong berjalan dengan baik,” tutupnya.

0 Komentar

Posting Komentar