![]() |
| Ketua PA GMNI Prof. Dr. Arif Hidayat, SH, MS |
HARIANMERDEKA. ID, Jakarta- Pengukuhan Dewan Pengurus Pusat Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPP PA GMNI) periode 2022 - 2026 menjadi momentum untuk mengajak seluruh elemen bangsa untuk bergotong- royong dalam dalam menghadapi tantangan disrupsi dan ancaman idiologi transnasional. Sabtu (26/03).
Menurut Ketua PA GMNI Prof. Dr. Arif Hidayat, SH, MS. Kolaborasi yang melibatkan seluruh elemen kebangsaan dan negara penting untuk merespon disrupsi dan tantangan nasionalisme dalam mewujudkan masyarakat berdaulat, adil dan makmur.
"transformasi bangsa dan seluruh prosesnya membutuhkan partisipasi dari seluruh komponen bangsa. Gotong Royong dan kolaborasi perlu diperkuat untuk mendorong proses transformasi bangsa mewujudkan masyarakat adil dan makmur,” ujarnya.
Kata dia, PA GMNI memandang Indonesia tengah menghadapi tantangan disrupsi akibat revolusi teknologi informasi dan komunikasi.
Dalam situasi ini, lanjut dia, PA GMNI melihat peluang sekaligus tantangan bagi eksistensi dan kepentingan bangsa serta negara. Karena itu, kolaborasi bangsa untuk menciptakan inovasi dan memperkuat gotong royong sangat diperlukan.
“Kepentingan ideologi kapitalisme ditransformasikan dalam bentuk pasar bebas yang menjauhkan peranan negara dari sektor-sektor strategis menyangkut hajat hidup orang banyak,” ujar Ketua Umum PA GMNI yang juga Hakim Konstitusi ini.
Di sisi lain, ideologi transnasional bermuatan radikalisme dan fundamentalisme yang bersumber dari SARA perlu diwaspadai.
"Ideologi ini menggunakan isu-isu populis dan disebarkan dengan memanfaatkan prinsip demokrasi dan kebebasan sehingga memunculkan perpecahan bangsa" tutup Arif.
