Jaga Keunggulan Muhammadiyah, Haedar Nashir : Kuncinya Jangan Lupakan Semangat Berkemajuan

Ketua Umum PP Muhammadiyah Prof.Dr.KH.Haedar Nashir


HARIANMERDEKA.ID,Banyumas- Dihadapan pimpinan dan anggota Pimpinan Muhammadiyah (PDM) Banyumas periode 2023-2024. Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haeder Nashir berpesan agar warga persyarikatan tidak terlena dengan segala potensi dan keunggulan yang dimiliki Muhammadiyah saat ini, Banyumas, Kamis (08/06).

" Saya  berpesan supaya warga persyarikatan jangan merasa sudah unggul dan maju, lalu kemudian melupakan semangat berkemajuan yang selama menjadi jiwa Muhammadiyah" Ucapnya.

Dijelaskan , Jika dahulu Muhammadiyah merasa leading dibandingkan dengan organisasi lain, maka hal itu tidak boleh kemudian terus diromantisasi, sebab zaman terus berputar. Maka semangat berkemajuan, seperti yang disampaikan oleh KH. Ahmad Dahlan harus menjadi ruh gerakan persyarikatan dalam membangun peradaban.

Lebih lanjut, kata  Guru Besar Sosiologi ini, Muhammadiyah harus terus berkemajuan tidak boleh berjalan ditempat.  Jangan sampai Muhammadiyah bernasib sama dengan banyak organisasi yang lahir bersamaan dengan Muhammadiyah namun saat ini tidak ditemukan lagi jejaknya.

Menurutnya, Pasang-surut sebuah organisasi pergerakan, tidak lepas dari sunatullah, serta semangat bertahan atau survival dengan segala tantangan yang ada. Bukan hanya organisasi, sunnatullah ini bahkan berlaku juga bagi eksistensi sebuah negara dan peradaban.

“Muhammadiyah dan ormas-ormas yang lain, apapun itu dia juga akan terkena sunnatullah organisme hidup. Seperti kita juga yang lahir, hidup dan meninggal.” Ucapnya.

Menurut Haedar kunci untuk bertahan dalam siklus alam tersebut, Muhammadiyah tidak boleh terjangkit fixed mind atau pola pikir mapan. Padahal gelombang realitas kehidupan terus menaik dan dinamis, tidak melulu fixed. Maka Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) yang saat ini ada kualitasnya harus lebih baik.

Selain itu, kata Haedar Nashir, bukan hanya  mampu menjaga dan meningkatkan kualitas, Muhammadiyah harus mampu menambah kuantitas  AUM di berbagai daerah sebagai upaya untuk memajukan umat, bangsa dan kemanusiaan universal. Tidak boleh hanya ada, AUM harus unggul dan berkemajuan.