Ribuan Umat Buddha dan Masyarakat Antusias Ikuti Pawai Waisak 2568 BE di Borobudur

 

Pawai prosesi Waisak 2568 BE di Magelang Kamis (23/05)

HARIANMERDEKA.ID, Magelang – Ribuan umat Buddha dan masyarakat dari berbagai daerah memadati jalanan di sekitar Borobudur untuk mengikuti prosesi pawai Waisak 2568 BE. Pawai ini merupakan bagian dari rangkaian perayaan yang dimulai dari Candi Mendut menuju Candi Borobudur, menempuh jarak sekitar 2-3 kilometer.

"Kita akan melakukan pawai dari Candi Mendut menuju Candi Borobudur. Jalan kaki ini jauhnya sekitar 2 - 3 kilometer. Semoga semua berjalan lancar," ujar Dirjen Bimas Buddha, Supriyadi, di Magelang, Kamis (23/05).

Dirjen Bimas Buddha Supriyadi, bersama para pimpinan majelis Buddha, Bhikkhu, dan rohaniwan berada di barisan terdepan. Mereka mengawal kereta berisi persembahan puja yang akan dibawa dari Candi Mendut ke Candi Borobudur. "Kita berharap, ribuan warga, masyarakat Buddha seluruhnya, dapat ikut merasakan kebahagiaan, kedamaian pada perayaan Waisak 2568 BE ini," tambah Supriyadi.



Perayaan ini tidak hanya dirayakan oleh umat Buddha, tetapi juga dinikmati oleh masyarakat dari berbagai latar belakang. Sumarni, seorang warga Muslim setempat, turut serta dalam pawai dan merasakan kemeriahan dan kebahagiaan yang menyertai acara ini.

"Saya sangat senang, setiap perayaan Waisak selalu ikut pawai. Semoga membawa kebaikan bagi seluruh masyarakat," ungkap Sumarni.

Pawai Waisak 2568 BE di Borobudur bukan hanya simbol kebersamaan dan kedamaian umat Buddha, tetapi juga menunjukkan kerukunan dan toleransi antar-umat beragama di Indonesia. Semoga perayaan ini membawa berkah dan kebahagiaan bagi semua yang terlibat.