Bahlil Lahadalia: Hapus Konsultan Minerba, Sumber Masalah dan Bikin Ribet!

Foto: Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia saat memberikan sambutan dalam Pembukaan IIGCE, Jakarta, Rabu (18/09). (Tangkapan Layar Youtube Sekretariat Presiden)



HARIANMERDEKA.ID, Jakarta – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, menyatakan bahwa konsultan yang terlibat di Direktorat Jenderal Mineral dan Batu Bara (Ditjen Minerba) Kementerian ESDM menjadi sumber permasalahan utama yang memperumit birokrasi. Ia menegaskan bahwa kehadiran konsultan justru menciptakan celah bagi aparat penegak hukum untuk ikut campur dalam urusan internal.

"Konsultan-konsultan di Minerba harus dihapuskan, mereka adalah akar masalah yang membuat sistem menjadi ribet dan membuka peluang aparat hukum masuk," ujar Bahlil dalam pelantikan Dirjen Minerba yang baru, Tri Winarno, di Kantor Kementerian ESDM, Jumat (20/09) dikutip HarianMerdeka dari CNBCIndonesia.

Bahlil menugaskan Dirjen Minerba yang baru untuk segera menertibkan pihak-pihak eksternal yang mengatasnamakan Kementerian ESDM. "Segera tertibkan oknum-oknum atau pihak luar yang mengklaim dirinya bagian dari institusi ini," tambahnya.

Saat melantik Tri Winarno, Bahlil menekankan bahwa jabatan tersebut mengemban tanggung jawab besar untuk menyelesaikan tumpukan permasalahan di Ditjen Minerba. Menurutnya, persoalan di Ditjen Minerba sudah sangat mendesak untuk diselesaikan.

"Di direktorat lain saya sudah belanja masalah, tapi di Minerba sudah terlalu penuh, tidak perlu lagi menambah masalah baru," ujarnya tegas.

Bahlil juga meminta Tri Winarno untuk mengidentifikasi pegawai yang masih berkomitmen bekerja dengan loyalitas penuh kepada Dirjen, dan bukan kepada pihak luar seperti konsultan atau pengusaha. "Bapak adalah komandan di Minerba. Jangan ada yang loyal ke pihak ketiga atau pengusaha. Loyalitas harus satu arah, patuhi aturan, Insya Allah akan selamat," tandas Bahlil.(***)