HARIANMERDEKA.ID, Brebes – Jalan penghubung antara Desa Waru, Kecamatan Bantarkawung, Kabupaten Brebes, dan Desa Kutabima, Kecamatan Cimanggu, Kabupaten Cilacap, mengalami kerusakan yang sangat parah. Kondisi jalan yang dipenuhi batu kerikil serta masih berupa tanah ini membuatnya sulit untuk dilalui, terutama saat musim hujan tiba. Tak hanya baru-baru ini, kerusakan ini sudah berlangsung selama puluhan tahun tanpa adanya perbaikan dari pihak terkait.
Pantauan di lokasi menunjukkan bahwa jalan yang rusak ini sepanjang 1 kilometer, dimulai dari Desa Waru hingga perbatasan Cilacap. Selain rusak, ruas jalan ini juga sangat sempit, hanya cukup untuk satu kendaraan saja. Jika ada kendaraan lain yang datang dari arah berlawanan, salah satu pengendara harus berhenti dan memberi jalan.
Seorang warga setempat menyampaikan keluh kesahnya terkait kondisi jalan tersebut. "Jalan ini sudah rusak puluhan tahun, belum pernah ada perbaikan sama sekali. Apalagi saat musim hujan, banyak pengendara motor yang terpeleset karena jalan licin dan berbatu," ujarnya.
Kepala Desa Waru, Hendra, juga menyampaikan harapan besar kepada pemerintah daerah agar segera melakukan perbaikan sebelum musim hujan tiba. “Ini jalur penting bagi warga untuk mengangkut hasil pertanian. Perbaikan harus segera dilakukan agar mobilisasi lebih lancar dan aman,” tegas Hendra.
Ia juga mengimbau warga agar selalu berhati-hati saat melintasi jalan, terutama di musim hujan yang akan datang.
Kerusakan jalan yang telah berlangsung lama ini tak hanya mempengaruhi mobilitas warga, tetapi juga mengganggu aktivitas ekonomi desa, yang sebagian besar bergantung pada akses jalan ini untuk distribusi hasil bumi dan kebutuhan sehari-hari.
