Mahfud MD: Kekuasaan Rentan Korupsi, Penguasa Selalu Ingin Bertahan

Mantan Calon Wakil Presiden 2024, Mahfud MD



HARIANMERDEKA.ID, Jakarta – Mantan Calon Wakil Presiden 2024, Mahfud MD, memberikan peringatan keras terkait kecenderungan korupsi di kalangan pemegang kekuasaan. Menurutnya, mereka yang sudah berada di puncak kekuasaan sering kali terdorong untuk terus mempertahankan posisinya dan menikmati hak-hak istimewa yang datang dengan kekuasaan tersebut.

Dalam Kuliah Perdana Program Magister Hukum Universitas Islam Indonesia (UII), Sabtu (14/09), Mahfud menyampaikan pandangannya bahwa kekuasaan hampir selalu membawa godaan koruptif.

“Orang yang memiliki kekuasaan cenderung koruptif. Power tends to corrupt, and absolute power corrupts absolutely. Intinya, kalau seseorang punya kekuasaan, mereka cenderung ingin menikmatinya terus,” ujar Mahfud, dikutip dari RMOL melalui kanal YouTube resmi Mahfud MD, Jumat (20/09).

Mantan Menko Polhukam itu juga menekankan bahwa kecenderungan ini merupakan fenomena global. Kekuasaan, menurutnya, selalu melibatkan perebutan dan keinginan untuk mempertahankan kontrol, yang pada akhirnya mengarah pada korupsi.

"Ini adalah hal yang lumrah terjadi di seluruh dunia. Mereka yang sudah berkuasa selalu ingin memperpanjang kekuasaannya, yang tidak mendapatkan kesempatan akan memberontak, sehingga terjadilah pergolakan," jelasnya.

Mahfud menyoroti bahwa kondisi ini sedang terjadi di Indonesia saat ini. Pergolakan politik yang muncul diakibatkan oleh kelompok-kelompok yang merasa tersingkir atau tidak mendapatkan akses kekuasaan.

“Yang berkuasa ingin tetap berkuasa, atau setidaknya memastikan penguasa berikutnya adalah orang-orang yang dapat memberikan mereka akses untuk tetap berpengaruh. Bagi yang tidak mendapatkannya, mereka akan marah dan menciptakan pergolakan, hingga akhirnya muncul kekuatan baru,” pungkasnya.

Pandangan Mahfud ini menyoroti betapa krusialnya pengawasan terhadap kekuasaan, dan bagaimana rotasi kekuasaan yang sehat dapat mencegah lahirnya sistem yang korup.(***)