BMKG Dukung Penanganan Pascabencana Sumatera

Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani, menegaskan bahwa lembaganya terus memperkuat peringatan dini dan dukungan teknis,Sabtu (29/11).


HARIANMERDEKA.ID, Jakarta– Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyampaikan keprihatinan mendalam atas bencana hidrometeorologi yang melanda Sumatra Utara, Sumatra Barat, dan Aceh. Sabtu (29/11).


Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani, menegaskan bahwa lembaganya terus memperkuat peringatan dini dan dukungan teknis sesuai instruksi Presiden RI Prabowo Subianto untuk memastikan penanganan bencana berlangsung cepat dan tepat sasaran.


Faisal menyampaikan doa dan empati kepada keluarga korban serta masyarakat yang masih terdampak. BMKG, kata dia, berkomitmen mendukung operasi tanggap darurat melalui penyediaan peringatan dini, analisis risiko cuaca ekstrem, hingga dukungan teknis untuk kelancaran distribusi bantuan.


Sebagai pemegang mandat informasi meteorologi, klimatologi, dan geofisika, BMKG menjadi bagian penting dalam kolaborasi lintas kementerian, lembaga, serta pemerintah daerah. 


Koordinasi intensif dilakukan guna mempercepat upaya penanganan pascabencana, termasuk penyampaian informasi cuaca ekstrem melalui seluruh kanal BMKG.


Seluruh sumber daya BMKG dari pusat hingga daerah dikerahkan untuk memastikan data kritis dapat dimanfaatkan cepat oleh pengambil keputusan di lapangan. 


“Upaya ini merupakan bagian dari kontribusi BMKG dalam memastikan respons nasional berjalan efektif dan terkoordinasi,” ujar Faisal.


Untuk mengawal operasi penanganan, Kepala BMKG dijadwalkan menuju Posko Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di Bandara Kualanamu, Medan, guna melakukan supervisi langsung. OMC yang dilaksanakan bersama BNPB ini ditujukan untuk mengurangi potensi hujan deras dan cuaca ekstrem di kawasan terdampak.


“Fokus utama OMC adalah menurunkan intensitas hujan di wilayah bencana. Harapannya, pelaksanaan OMC dapat berjalan tepat waktu dan tepat sasaran,” tambah Faisal.


BMKG juga terus melakukan pemantauan intensif dan memberikan pembaruan berkala untuk mendukung seluruh upaya penyelamatan dan pemulihan. 


Lembaga tersebut turut memberikan apresiasi kepada pemerintah pusat dan daerah, TNI/Polri, BNPB, Basarnas, relawan, dunia usaha, hingga masyarakat yang telah menunjukkan kerja keras dalam penanganan bencana di Sumatra.