AHY Tegaskan Komitmen Negara Hadirkan Rumah Layak Lewat Program FLPP

 

Pemerintah Republik Indonesia kembali menegaskan komitmennya dalam menyediakan hunian layak dan terjangkau bagi masyarakat melalui program rumah subsidi di Serang, Banten, Sabtu (20/12).



HARIANMERDEKA.ID, Serang – Pemerintah Republik Indonesia kembali menegaskan komitmennya dalam menyediakan hunian layak dan terjangkau bagi masyarakat melalui program rumah subsidi. 


Hal ini ditandai dengan pelaksanaan akad massal 50.030 unit rumah subsidi skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) yang dipimpin langsung Presiden Prabowo Subianto.


Kegiatan tersebut digelar di Serang, Banten, Sabtu (20/12), dan diikuti secara serentak di 33 provinsi. Presiden Prabowo dalam kesempatan itu didampingi Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).


Menko AHY menyampaikan bahwa program FLPP merupakan bentuk nyata kehadiran negara dalam menjamin pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, khususnya bagi kelompok masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).


“Pelaksanaan akad secara serentak untuk 50.030 unit rumah ini menunjukkan kesungguhan pemerintah dalam membuka akses kepemilikan rumah yang adil dan terjangkau bagi rakyat,” ujar AHY.


Ia menegaskan bahwa kepemilikan rumah memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Rumah tidak hanya berfungsi sebagai tempat tinggal, tetapi juga sebagai fondasi rasa aman, kesehatan keluarga, dan keberlanjutan masa depan.


Selain pembangunan rumah baru, pemerintah juga terus mendorong peningkatan kualitas kawasan permukiman, termasuk perbaikan rumah tidak layak huni dan penataan lingkungan secara menyeluruh.


AHY juga menyampaikan arahan Presiden Prabowo yang menekankan pentingnya penataan kawasan permukiman secara terintegrasi, mulai dari lingkungan rumah hingga wilayah administrasi yang lebih luas seperti desa, kota, dan provinsi.


“Penataan lingkungan permukiman harus memperhatikan aspek tata ruang, kebersihan, kenyamanan, serta ketersediaan ruang terbuka hijau. Ini penting terutama di kawasan perkotaan dengan tingkat kepadatan yang tinggi,” jelasnya.


Ke depan, pemerintah akan terus memperkuat kebijakan perumahan berkelanjutan dengan meningkatkan koordinasi lintas kementerian dan pemerintah daerah. Langkah ini diharapkan mampu memastikan pembangunan perumahan berjalan merata dan tepat sasaran di seluruh wilayah Indonesia.


Dalam kegiatan tersebut, Menko AHY turut didampingi Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur Dasar Muhammad Rachmat Kaimuddin, Staf Khusus Bidang Hukum dan Regulasi Sigit Raditya, serta Staf Khusus Bidang Komunikasi dan Informasi Publik Herzaky Mahendra Putra.