Joint Unicef, LP Ma'arif Jawa Tengah Kampanyekan Pendidikan Inklusi


HARIANMERDEKA.ID,Klaten- Lembaga Pendidikan Ma’arif PWNU Jawa Tengah bekerjasama dengan UNICEF menggelar Kampanye Pendidikan Inklusi di Pendopo Kabupaten Klaten,Sabtu (08/02)
Kegiatan yang berlangsung di Karsidenan Surakarta ini diikuti oleh 7 Kabupaten / Kota diantaranya Klaten, Sukoharjo, Surakarta, Sragen, Karanganyar, Boyolali, Wonogiri. “Total peserta kali ini ada 162 kepala madrasah/sekolah yang dipusatkan di Klaten Jelas R.Andi Irawan selaku Ketua LP Ma’arif Jawa Tengah
Sementara,Koordinator program inklusi Fakhrudin Karmani menjelaskan bahwa program madrasah/sekolah inklusi sudah berjalan lama.
“Untuk piloting sudah terlaksana di empat kabupaten di Jawa Tengah. Silakan jika tertarik, madrasah dan sekolah dapat berkoordinasi kami untuk menerapkan pendidikan inklusi yang sudah kami terapkan bersama mitra kami UNICEF,” lanjut dia.
Sementara pemateri, yaitu mahasiswa Fakultas Pertanian Univeritas Brawijaya yang juga penyandang disabilitas tuli, Maulana Aditya, dan didampingi penerjemah bahasa isyarat Yanda.
Saat memaparkan materi, Aditya menggunakan bahasa isyarat. Dalam penjelasannya, saat ia sekolah di jenjang SD, SMP, SMA, masih banyak ketimpangan kurikulum atau pembelajaran. Seperti contoh, materi SD namun materinya materi TK. “Ini membuat kami tidak berkembang seperti anak normal lainnya,” jelasnya dengan dibantu penerjemah.
Sampai akhir materi, semua peserta sangat antusias menyimak pemaparan materi inklusi dari Aditya yang dimoderatori Education Officer Program Inklusi LP Ma’ arif PWNU Jateng Miftahul Huda tersebut.
Selain pengurus LP Ma’arif PWNU Jateng, hadir juga perwakilan UNICEF Supriyono, Ketua PWNU Jawa Tengah Drs. KH. Muhamad Muzamil, Kepala Dinas Kominfo yang mewakili Bupati Klaten, Ketua LP Ma’arif PCNU dari tujuh kabupaten. (Yus/Red)



Loading...


loading...