HARIANMERDEKA.ID,Klaten-Pemerintah
Kabupaten Klaten mulai mendistribusikan bantuan sembako pada masyarakat
kategori Orang Dalam Pemantauan (ODP) tidak mampu yang terdampak akibat adanya
Covid-19 untuk 9 kecamatan.
Bupati Klaten Sri Mulyani secara simbolis memberikan bantuan sembako itu Rabu pagi (08/04) di kantor Kecamatan Klaten Selatan bagi 26 warga QDP tidak mampu.
“Pada pagi hari ini saya memberikan sedikit sembako untuk bapak dan ibu semuanya khususnya keluarga dari yang dikategorikan orang dalam pemantauan atau ODP yang melakukan isolasi mandiri selama 14 hari. Semoga sembako yang kami berikan ini bisa dimanfaatkan” ungkap Sri Mulyani dihadapan perwakilan keluarga ODP, kepala desa dan gugus tugas RW.
Bantuan
sembako tersebut bersumber dari Dana Siap Pakai (DSP). Distribusi tersebut
dilakukan di Kecamatan Klaten Selatan, Klaten Tengah, Klaten Utara, Trucuk,
Cawas, Bayat, Kalikotes, Wedi dan Ngawen. Setidaknya ada sekitar 26 perwakilan
yang hadir dalam kegiatan yang diadakan di kantor kecamatan setempat.
Selanjutnya, distribusi bantuan sembako maupun logistik dari Pemkab Klaten akan
dilakukan melalui pihak desa dan gugus tugas tingkat RW.
Sri
Mulyani minta pada gugus tugas RW agar selalu aktif berpartisipasi dalam
pendistribusian logistik, bantuan sembako dan sebagainya kepada masyarakat di
daerahnya. Pihaknya pun berpesan agar kepala desa dan gugus tugas RW tetap
menerapkan protokol pencegahan Covid-19 dalam melaksanakan tugasnya di
masyarakat.
“Gugus tugas tingkat RW juga dalam menjalankan tugas harus selalu menjaga kesehatan. Kita mengabdikan diri untuk masyarakat sekitar, khususnya dalam distribusi logistik. Petugas cukup ketuk pintu dan tidak kontak langsung. Tentunya kita berupaya patuh protokol kesehatan ” pesan Sri Mulyani.
“Bantuan sembako ini terdiri dari beras 5 kg, telur, dan minyak Goreng. Di
Kecamatan Klaten Selatan sendiri ada 26 paket sembako yang dibagikan secara
simbolis oleh Bupati Klaten. Selanjutnya dalam pendistribusian sembako ke
masyarakat secara aktif akan melibatkan gugus tugas tingkat RW setempat” jelas
Joko Hendrawan.(Hms)
