Edukasi Persiapan Reaktivasi Wisata Alam PT. Barokah Wisata Guci.

 

Kepala dinas pariwisata pemuda dan olahraga kabupaten Tegal Suharinto, S.Sos, M.Si


HARIAN MERDEKA.ID, TEGAL  - Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga kabupaten Tegal melakukan Pembinaan, Sosialisasi dan Edukasi kepada direksi PT. Barokah Wisata Guci terkait progres persiapan peresmian/reaktivasi kunjungan wisata alam serta tata cara simulasi dan sosialisasi di Aula kantor UPTD Wisata Guci, kamis (15/10).


Kepala dinas pariwisata pemuda dan olahraga kabupaten Tegal Suharinto, S.Sos, M.Si beserta staf hadir bersama stakeholder dan management pengelola wisata.

Kegiatan yang berlangsung mulai dari jam 14 petang hingga sore hari terdapat beberapa poin yang disepakati diantaranya adalah : Perlunya meningkatkan komunikasi dan koordinasi antara PT. Barokah Wisata GUCI selaku pengelola wahana kolam renang dalam rangka mendukung kelancaran penyelenggaraan pengelolaan Reaktivasi wisata alam di areal usaha TWA Guci.


Dia menjelaskan, saat ini pemerintah kabupaten telah menetapkan tiga tahap pemulihan yang meliputi tahap emergency, recovery, dan penerapan kenormalan baru atau new normal.







"Dinas pariwisata akan ikut memastikan semua langkah atau proses dalam persiapan penerapan protokol kesehatan di area TWA guci dapat berjalan dengan baik,” kata Suharinto.


Suharinto menjelaskan, Guci kini telah memasuki fase pemulihan yang diisi dengan edukasi dan sosialisasi tentang protokol yang akan berlaku di masa new normal. Sosialisasi tersebut diberikan untuk para pengelola wisata wahana air.


Di samping itu, pemerintah daerah akan melakukan sertifikasi dan uji kompetensi protokol kesehatan bagi para pemandu wisata. Untuk mencegah penularan virus corona, ujarnya.

Kepala UPTD Objek Wisata Guci Ahmad Hasib


Sementara, menurut Kepala UPTD Objek Wisata Guci Ahmad Hasib, fase sosialisasi dan edukasi normal baru ini akan dilangsungkan mulai selasa pekan depan. Dia mengatakan PT. Barokah Wisata Guci bisa menjadi contoh bagi pengelola lain yang akan menerapkan langkah serupa.


Apalagi, kata dia, pemerintah daerah dan tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 telah mewanti-wanti regulator pariwisata untuk mempersiapkan standar yang menjadi kultur kebiasaan baru. Standar tersebut juga harus disosialisasikan secara faktual, masif dan diikuti dengan uji coba serta pengawasan.


Adapun dalam menyusun rencana reaktivasi kegiatan pariwisata, Ahmad Hasib menjelaskan, protokol kesehatan menjadi bagian yang paling penting. Musababnya, pandemi telah mengubah kultur masyarakat dalam bepergian, yaitu akan mengutamakan isu kesehatan, higienitas, keamanan, dan kenyamanan.

Heri Siswanto direktur PT. Barokah Wisata Guci 


Secara terpisah Heri Siswanto direktur PT. Barokah Wisata Guci mengatakan sebelumnya telah beberapa kali melakukan konsolidasi dengan pihak-pihak terkait dan kunjungan wisata ke daerah lain. Dalam kunjungannya, dia berkesimpulan bahwa TWA Guci merupakan kawasan wisata alam yang paling serius membenahi sektor pariwisata di tengah pandemi.

“Saya melihat di lapangan, Guci adalah daerah wisata alam yang paling siap menyiapkan prakondisi menuju normal baru,” kata Heri.


Sebagai informasi, PT. Barokah Wisata GUCI adalah penyedia jasa wisata alam (wahana wisata air/kolam renang) yang telah memiliki izin Usaha Pemanfaatan Jasa Wisata Alam di TWA Guci. (IMZ)