Kemenpora Kirim Delegasi Pemuda ke Shusha OIC Youth Capital, Serukan Perdamaian Dunia dengan Nilai-Nilai Pancasila

 



HARIANMERDEKA.ID, Turki - Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) Indonesia mengirimkan delegasi pemuda, Fauzul Azhim selaku Ketua National Youth Council (NYC) Indonesia di Turki, untuk mewakili Indonesia dalam acara Shusha OIC Youth Capital.


Dalam forum internasional tersebut, Fauzul menyerukan perdamaian dunia dengan menerapkan nilai-nilai Pancasila dan menekankan pentingnya gotong-royong antar negara Islam untuk memperkuat persatuan dan perdamaian global.


Acara ini dihadiri oleh Menteri Pemuda dan Olahraga Azerbaijan, Mr. Farid Gayibov, yang turut memberikan sambutan hangat kepada seluruh delegasi pemuda dari berbagai negara anggota Organisasi Kerja Sama Islam (OKI). Kehadiran Mr. Gayibov menambah semangat para peserta dalam berdiskusi dan mencari solusi terhadap berbagai tantangan global yang dihadapi umat Islam.


Disisi lain NYC Indonesia juga turut mengirimkan delegasinya yang langsung dihadiri oleh Ketua Umum NYC Indonesia Head Quarter Tantan Taufiq Lubis, beserta jajaran Hatta Fitra, Hafiz M. Farras dan Rizka Afif dari UGM yang secara keseluruhan delegasi Indonesia dihadiri oleh lima orang.


Dalam pidatonya, Fauzul menyampaikan bahwa nilai-nilai Pancasila, yang mencakup keadilan sosial, persatuan, dan kemanusiaan yang adil dan beradab, dapat menjadi fondasi kuat untuk mempererat hubungan antar negara Islam. 


“Nilai-nilai Pancasila dapat menjadi pedoman dalam membangun kerja sama yang harmonis dan mendukung perdamaian dunia. Gotong-royong adalah kunci dalam menghadapi tantangan global bersama-sama,” ujar Fauzul.


Acara Opening Ceremony Shusha OIC Youth Capital dan International conference digelar selama 3 hari sejak tanggal 03-6 Juni 2024 di Kota Shusha, Azerbaijan, dengan agenda mengumpulkan pemuda-pemudi dari 56 negara anggota OKI untuk berdiskusi, bertukar ide, dan mencari solusi terhadap berbagai tantangan global yang dihadapi umat Islam. Partisipasi Fauzul Azhim di acara ini mencerminkan komitmen Indonesia dalam mendorong dialog antarbudaya dan memperkuat solidaritas di antara negara-negara Islam.


Fauzul juga menyerukan agar negara-negara OKI meningkatkan kerja sama di berbagai bidang, termasuk pendidikan, teknologi, dan kebudayaan, guna mencapai kemajuan bersama. “Dengan bersatu dan bergotong-royong, kita dapat menciptakan dunia yang lebih damai dan makmur untuk generasi mendatang,” tambahnya.


Sebagai Ketua NYC Indonesia di Turki, Fauzul memiliki peran penting dalam memperjuangkan aspirasi pemuda Indonesia di kancah internasional. Kehadirannya di Shusha OIC Youth Capital tidak hanya membanggakan Indonesia, tetapi juga menegaskan peran penting pemuda dalam membangun jembatan perdamaian dan persatuan di tengah perbedaan.


Kemenpora berharap, dengan partisipasi aktif seperti ini, nilai-nilai luhur Pancasila dapat dikenal dan diimplementasikan secara luas di kancah internasional, membawa perubahan positif bagi umat manusia.(Yusfi).



0 Komentar

Posting Komentar
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari HARIANMERDEKA.ID di GOOGLE NEWS