Pj Bupati Banyumas Luncurkan Poskesjaro untuk Penanganan ODGJ di Sumpiuh

 

Bupati Banyumas, Hanung Cahyo Saputro, meresmikan Posyandu Kesehatan Jasmani dan Rohani di Kecamatan Sumpiuh , Jum'at (14/06).



HARIANMERDEKA.ID, Purwokerto-Pj Bupati Banyumas, Hanung Cahyo Saputro, meresmikan Posyandu Kesehatan Jasmani dan Rohani (Poskesjaro). Poskesjaro ini merupakan upaya gotong-royong Banyumas untuk menangani Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) dengan lebih manusiawi dan terstruktur  di Pendopo Surya Kusuma Yuda, Kecamatan Sumpiuh. Jum'at (14/06).


Hanung Cahyo Saputro menekankan pentingnya mendeteksi dini gangguan jiwa dan menghindari pemasungan terhadap ODGJ. 


“Posyandu jiwa ini sangat penting, karena bisa mendeteksi secara dini. Jika ada ODGJ dengan gejala berat, jangan sampai ada pemasungan,” ujarnya.


Darmanto, Kepala Sentra Satria Baturraden Kemensos RI, menjelaskan bahwa Poskesjaro adalah bagian dari rehabilitasi sosial berbasis masyarakat. 


“Dengan adanya Poskesjaro, keberadaan ODGJ akan terpantau, ada monitoring, evaluasi, dan edukasi kepada masyarakat untuk tidak takut dan melibatkan mereka dalam kegiatan,” katanya.


Kabid Sumber Daya Kesehatan Dinkes Banyumas, Dwi Mulyanto, mencatat ada sekitar 3.000 ODGJ di Banyumas, dengan 200 di antaranya berada di Kecamatan Sumpiuh. “Dengan adanya Poskesjaro, para ODGJ secara berkala mendapat pemantauan dalam kesehatan fisik maupun kejiwaan,” jelasnya.




Selain itu, dalam acara tersebut, ODGJ menerima bantuan sembako, kebutuhan kebersihan diri, dan kursi roda khusus untuk balita penderita lumpuh layuh.


Agung Prabowo, salah satu penderita ODGJ dari Desa Kuntili, Kecamatan Sumpiuh, menceritakan pengalamannya menghadapi perundungan verbal yang memperburuk kondisi kejiwaannya. Setelah empat tahun berobat di RSUD Banyumas, Agung kini bisa menjalani aktivitas sehari-hari dengan normal.


“Sekarang saya tidak lagi mendapat bisikan-bisikan dan sudah bisa tidur dengan normal, sepanjang selalu rutin minum obat,” kata Agung. (Yusfi).