Polri Bongkar Aktor Dibalik Rusuh Demo 11 April

 


HARIANMERDEKA.ID, Jakarta-Aksi demo BEM SI di depan gedung DPR pada 11 April 2022 lalu berujung ricuh. Salah satu dosen UI Ade Armando merupakan salah satu  korban pengeroyokan dalam peristiwa tersebut. Selain itu ada sejumlah aparat polisi jadi korban kekerasan peserta aksi demo.

Dalam aksi demo tersebut, Polisi langsung bergerak cepat untuk memburu para pelaku dan kelompok anarko yang menyusup dalam demonstrasi mahasiswa, Senin (11/04).


Menurut Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo mengatakan kelompok anarko tersebut menyusup ke dalam demo 11 April yang berlangsung di beberapa wilayah.

Dedi menjelaskan hal tersebut terungkap setelah pihaknya menerima rekaman video dari satuan kepolisian daerah dari satuan wilayah. 

Kata Dedi,  para kelompok anarko itu bisa teridentifikasi dari kekhasan pakaiannya.

“Kelompok-kelompok Anarko masuk ke situ dari identitas bajunya, kemudian kekhasannya dia,” jelasnya, dikutip Rabu (13/04).

Lebih lanjut, Dedi mengatakan saat ini pihak Polda Metro Jaya dan kepolisian di beberapa wilayah tengah melakukan pendalaman.

Pihaknya pun mengaku sudah mengingatkan kepada para mahasiswa untuk mewaspadai adanya penyusup saat demo.

Dedi mengungkapkan kelompok atau oknum tertentu memang kerap menyusup dalam setiap aksi demonstrasi hingga menimbulkan aksi anarkis.

Ia pun berharap ke depannya peserta aksi bisa menyampaikan aspirasi di muka umum sesuai UU Nomor 9 Tahun 1998.

Di sisi lain, Dedi juga mengatakan bahwa pihaknya memiliki kewajiban untuk memberikan pelayanan, perlindungan, serta pengamanan di setiap unjuk rasa.

Sementara itu, demo 11 April yang berlangsung di depan Gedung DPR/MPR berujung ricuh.

Massa mengamuk dan harus dipukul mundur menggunakan tembakan gas air mata oleh aparat kepolisian.

Kericuhan juga terjadi di beberapa daerah seperti Kota Makassar, Kota Padang, hingga Kendari. (tim)


0 Komentar

Posting Komentar