Isu Reshuffle Kabinet terus Memanas, Politisi Nasdem Irma Suryani Chaniago Naik Pitam

 


 

HARIANMERDEKA.ID,Jakarta- Istu reshuffle kabinet dalam pemerintahan Presiden Joko Widodo terus berhembus dan makin memanas.

Belum lama ini, Ketua DPP PDI Perjuangan Djarot Syaiful Hidayat secara gamblang menyebutkan nama dua kader Partai NasDem sebagai menteri yang layak dievaluasi , yakni Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo dan Menteri Kehutanan Siti Nurbaya Bakar.

Adnya pernyataan tersebut membuat politikus Nasdem Irma Suryani Chaniago naik pitam, Ia menilai  bahwa tudingan yang dilayangkan kepada Syahrul tidak tepat sasaran.

Bahkan Irma sempat menyindir kader PDI Perjuangan sebelumnya yang menjabat sebagai Menteri Sosial yang melakukan korupsi dengan dalih bantuan sosial.

Menanggapi panas-dingin terkait isu reshuffle kabinet tersebut, pengamat pengamat politik Jhon Sitorus buka suara. Ia menyebut jika kini terjadi perang terbuka antara PDI Perjuangan dan NasDem.

"Perang terbuka begini sangat menarik bagi publik meski Nasdem dan PDIP masih satu koalisi di kabinet," tulis @Miduk17 seperti dikutip Suara.com pada Minggu (22/01).

Jhon Sitorus lantas menilai jika di kondisi saat ini, NasDem harus bermuka dua. Surya Paloh Cs harus menjaga image di depan Jokowi, tapi di sisi lain mereka harus keras melawan kader PDI Perjuangan.

"Nasdem harus bermuka dua. Satu sisi harus menjaga image didepan Jokowi. Satu sisi harus frontal melawan kader PDIP yang mendesak agar Nasdem mundur dari kabinet," terangnya.

Cuitan pegiat media sosial ini pun sontak saja menjadi perhatian dari netizen. Beragam komentar yang menyudutkan Surya Paloh Cs pun dilontarkan netizen dalam cuitan ini.

"Kenapa Nasdem tetap kukuh mempertahankan kader mereka jadi menteri? Bukankah mereka udah mendukung orang yang mereka sebut antitesa Jokowi? Sangat lucu kalau mereka mendukung orang yang antitesa Jokowi tapi mau tetap maksa duduk di kursi menteri Jokowi. Itu sih aneh bin ajaib," kata netizen.

"Permainan tidak elok sedang dipertontonkan NasDem, di satu sisi mereka koalisi pemerintah, di sisi lain mereka usung capres dari oposisi. Seharusnya mereka menarik menteri-menterinya dari kabinet," imbuh netizen lain.

"Musuh dalam selimut itu NasDem," komentar netizen lainnya lagi.

0 Komentar

Posting Komentar
close