Universitas Jambi dan BPJS Ketenagakerjaan Jalin Kerja Sama, Dukung Merdeka Belajar untuk Indonesia Emas 2045

 

Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Universitas Jambi dan BPJS Ketenagakerjaan Republik Indonesia. Kamis, (14/06)


HARIANMERDEKA.ID, Jambi – Universitas Jambi dan BPJS Ketenagakerjaan Republik Indonesia menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) di Ruang Senat Rektorat Universitas Jambi. Kerja sama ini bertujuan memperkuat sumber daya manusia Indonesia sebagai bagian dari visi Indonesia Emas 2045.

Acara penandatanganan dihadiri oleh Rektor Universitas Jambi, Prof. Dr. Helmi, S.H., M.H., beserta Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama, dan Sistem Informasi, Prof. Dr. Revis Asra, S.Si., M.Si. Dari pihak BPJS Ketenagakerjaan hadir Direktur Umum dan SDM, Abdur Rahman Irsyadi, Deputi Learning and Development BPJamsostek, Suwilwan Rachmat, Kepala Kantor Wilayah Sumatera Bagian Selatan, Muhyidin, Asisten Deputi Aset Sarana Kesejahteraan Peserta dan Kendali Mutu Sarana, Surya Rizal, serta Kepala Kantor Cabang Jambi, Seto Tjahjono.

Dalam sambutannya, Prof. Dr. Helmi menyatakan apresiasi dan harapan atas kerja sama ini.

"Sinergi dengan BPJS Ketenagakerjaan merupakan komitmen kami untuk mewujudkan kampus yang inovatif dan unggul dalam persaingan global. Kami berharap kerja sama ini akan memberikan keuntungan berkelanjutan dan mendukung perkembangan kedua lembaga," ujar Prof. Helmi. Kamis,(14/06).

Setelah penandatanganan MoU, acara dilanjutkan dengan Studium General oleh Abdur Rahman Irsyadi. Bertema "Sinergi BPJS Ketenagakerjaan dan Universitas Jambi dalam Penguatan Sumber Daya Manusia Indonesia menuju Indonesia Emas 2045," beliau menekankan pentingnya mempersiapkan sumber daya manusia yang andal. "Potensi Indonesia Emas 2045 harus disiapkan dari sekarang. Kita perlu pekerja produktif yang dilindungi dengan baik, termasuk lulusan perguruan tinggi," jelasnya.

Nota Kesepahaman mencakup berbagai bidang kerja sama, termasuk tri dharma perguruan tinggi, pengembangan kerja sama yang relevan dengan kebutuhan industri, pelatihan, dan pengembangan kompetensi mahasiswa, serta penelitian bersama dalam bidang ketenagakerjaan.

Kerja sama ini juga bertujuan meningkatkan kesadaran akan pentingnya jaminan sosial di kalangan mahasiswa, mendukung kurikulum merdeka belajar, dan mempersiapkan mereka menghadapi tantangan dunia kerja.

Dengan kerja sama ini, Universitas Jambi dan BPJS Ketenagakerjaan diharapkan dapat berkontribusi signifikan dalam menciptakan sumber daya manusia unggul dan kompetitif, memberikan manfaat langsung bagi kedua lembaga, dan mendukung kemajuan Indonesia menuju visi Indonesia Emas 2045.
Universitas Jambi dan BPJS Ketenagakerjaan Jalin Kerja Sama, Dukung Merdeka Belajar untuk Indonesia Emas 2045

JAMBI – Pada Kamis, 13 Juni 2024, Universitas Jambi dan BPJS Ketenagakerjaan Republik Indonesia menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) di Ruang Senat Rektorat Universitas Jambi. Kerja sama ini bertujuan memperkuat sumber daya manusia Indonesia sebagai bagian dari visi Indonesia Emas 2045.

Acara penandatanganan dihadiri oleh Rektor Universitas Jambi, Prof. Dr. Helmi, S.H., M.H., beserta Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama, dan Sistem Informasi, Prof. Dr. Revis Asra, S.Si., M.Si. Dari pihak BPJS Ketenagakerjaan hadir Direktur Umum dan SDM, Abdur Rahman Irsyadi, Deputi Learning and Development BPJamsostek, Suwilwan Rachmat, Kepala Kantor Wilayah Sumatera Bagian Selatan, Muhyidin, Asisten Deputi Aset Sarana Kesejahteraan Peserta dan Kendali Mutu Sarana, Surya Rizal, serta Kepala Kantor Cabang Jambi, Seto Tjahjono.

Dalam sambutannya, Prof. Dr. Helmi menyatakan apresiasi dan harapan atas kerja sama ini. "Sinergi dengan BPJS Ketenagakerjaan merupakan komitmen kami untuk mewujudkan kampus yang inovatif dan unggul dalam persaingan global. Kami berharap kerja sama ini akan memberikan keuntungan berkelanjutan dan mendukung perkembangan kedua lembaga," ujar Prof. Helmi.

Setelah penandatanganan MoU, acara dilanjutkan dengan Studium General oleh Abdur Rahman Irsyadi. Bertema "Sinergi BPJS Ketenagakerjaan dan Universitas Jambi dalam Penguatan Sumber Daya Manusia Indonesia menuju Indonesia Emas 2045," beliau menekankan pentingnya mempersiapkan sumber daya manusia yang andal. "Potensi Indonesia Emas 2045 harus disiapkan dari sekarang. Kita perlu pekerja produktif yang dilindungi dengan baik, termasuk lulusan perguruan tinggi," jelasnya.

Nota Kesepahaman mencakup berbagai bidang kerja sama, termasuk tri dharma perguruan tinggi, pengembangan kerja sama yang relevan dengan kebutuhan industri, pelatihan, dan pengembangan kompetensi mahasiswa, serta penelitian bersama dalam bidang ketenagakerjaan.

Kerja sama ini juga bertujuan meningkatkan kesadaran akan pentingnya jaminan sosial di kalangan mahasiswa, mendukung kurikulum merdeka belajar, dan mempersiapkan mereka menghadapi tantangan dunia kerja.

Dengan kerja sama ini, Universitas Jambi dan BPJS Ketenagakerjaan diharapkan dapat berkontribusi signifikan dalam menciptakan sumber daya manusia unggul dan kompetitif, memberikan manfaat langsung bagi kedua lembaga, dan mendukung kemajuan Indonesia menuju visi Indonesia Emas 2045.