Gawat ! Covid-19 India B 16.17 Masuk Kudus, Ganjar Minta Petugas Lebih Waspada

 


HARIANMERDEKA.ID,Kudus- Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meminta semua pihak untuk meningkatkan kewaspadaan termasuk ternaga kerja yang menangani pasien Covid-19.Pasalnya baru-baru ini, terdeteksi adanya persebaran Covid-19 varian India B.16.17 di Kudus.



Dilansir dari suara.com,Ganjar berpesan kepada semua petugas yang menangani pasien Covid-19 di Kudus agar selalu berhati-hati. Terutama saat melakukan kontak erat dengan pasien.


Hal itu disampaikan Ganjar saat meninjau tempat isolasi pasien Covid-19 di Rusunawa Bakalan, Krapyak, Kudus, Minggu (13/06).


Di tempat itu, Ganjar sempat berbincang-bincang dan menerima keluhan dari pasien terkait pelayanan tempat isolasi di Rusunawa Bakalan.


Ia kemudian mengecek fasilitas di Posko Covid-19 yang juga menjadi tempat isolasi terpusat di Kudus. Dari informasi yang diterima, Ganjar mengetahui bahwa tempat isolasi tersebut kapasitasnya masih cukup menampung banyak pasien.



“Kalau begitu, kalau ada [pasien Covid-19] dorong ke sini saja. Daripada nanti yang ke Donohudan masalah. Komplain cob akita layani. Nanti kita bantu fasilitas, mereka harus nyaman di sini,” ujar Ganjar kepada Bupati Kudus, Hartopo, yang turut mendampingi dalam kunjungan itu.


Kata, Ganjar, baru-baru ini muncul protes dari pasen Covid-19 di Kudus yang dibawa ke Asrama Haji Donohudan, Boyolali. Ganjar menyadari terkait dengan psikologi setiap orang berbeda, maka Ganjar meminta agar dalam  penanganan  harus disesuaikan.


“Nek ora kulino lungo, senenge di Kudus [kalau enggak biasa pergi, senangnya di Kudus]. Kalau yang senenge lungo [kalau yang senang pergi], dibawa ke mana saja mau. Maka dorong ke sini saja,” tegasnya.




0 Komentar

Posting Komentar